0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ramto Lumpuh 2 Tahun, Pemerintah Dinilai Kurang Peka

timlo.net/agung widodo

Djoko Suprapto saat menjenguk Ramto di rumahnya, Dukuh Brambang RT 28, Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung.

Sragen – Nasib yang dialami Ramto (35), pemuda malang asal Dukuh Brambang RT 28, Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung, mengundang simpati beberapa pihak. Kondisi Ramto yang lumpuh selama 2 tahun tanpa ada penanganan dinilai tidak ada kepedulian dari pemerintah dan lingkungan sekitar.

“Adanya fenomena ini, saya melihat ada kekurangpekaan dari pemerintah, terutama yang ada di pemerintahan desa, yang tidak segera melaporkan ke tingkat atas. Harusnya dari RT, kepala desa dan camat peka melihat ini,” kata Direktur PDAM Tirtonegoro Sragen, Djoko Suprapto usai menjenguk Ramto di rumahnya, Selasa (15/9).

Djoko datang di rumah Gito Maryono (73), ayah Ramto, bersama Anggota DPRD Sragen, Tohar Ahmadi dan beberapa orang lainnya. Mereka juga memberikan bantuan kepada Ramto dan bakal mengupayakan pengobatan di RSUD dr Soehadi Prijonegoro. Apalagi Ramto adalah termasuk keluarga miskin yang seharusnya mendapat pengobatan secara gratis.

Menurut Djoko, kalau ada kepekaan sosial di lingkungan sekitarnya, maka penyakit yang diderita Ramto kemungkinan tidak akan parah seperti saat ini. Dia berharap apa yang dialami Ramto adalah terakhir kali terjadi di Bumi Sukowati.

“Dari cerita keluarganya, konon kabarnya dulu tidak dibawa ke rumah sakit lantaran tak ada ambulan. Ini suatu yang ironis, karena sekarang ini banyak fasilitas ambulan gratis baik yang disediakan pemerintah atau ormas,” kata Djoko.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge