0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hewan Kurban Rawan Terserang Brucellosis

(Ilustrasi) Hewan kurban (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Karanganyar mulai mengecek kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Hewan kurban di musim kemarau saat ini rentan terserang penyakit Brucellosis. Yakni gangguan pencernaan yang disebabkan karena makanan yang dikonsumsi kering.

”Ciri-cirinya memang tidak dapat dilihat secara kasat mata. Namun jika sapi kurang bergairah bisa jadi terserang penyakit itu,” tutur Kepala Disnakkan Karanganyar Sumijarto, Selasa (15/9).

Sumijarto menjelaskan, kerawanan hewan kurban yang patut diantisipasi sebelum diperjual belikan untuk hewan kurban adalah penyakit Brucellosis. Penyakit tersebut disebabkan karena makanan yang dikonsumsi hewan ternak sifatnya kering. Hal ini disebabkan karena pengaruh cuaca.

“Tiap musim memang berbeda-beda kerawanan penyakitnya,” jelas Sumijarto.

Ditambahkannya, kondisi ini berbeda saat hari raya kurban tahun lalu. Di mana penyakit yang mengintai sapi saat itu adalah cacing hati. Penyakit tersebut biasanya terjadi saat musim penghujan, terutama hewan dari wilayah lembab. Sedangkan tahun ini kemungkinan hewan kurban yang terkena cacing hati relatif kecil.

”Meski kecil, tapi tetap kita antisipasi. Kami bentuk 20 tim untuk menyebar ke seluruh wilayah Karanganyar,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan pengecekan berkala. Meliputi kondisi kesehatan sapi,  pemeriksaan kelainan, dan pemberian obat cacing. Pengecekan tersebut menyeluruh pada hewan-hewan yang kemungkinan akan dijadikan hewan kurban.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge