0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dana Relokasi Sudah Ditransfer

Korban Tanah Longsor Diminta Bangun Rumah Baru

Bencana tanah ambles di Karanganyar (ilustrasi) (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Dana relokasi bagi warga yang terkena bencana alam, terutama tanah longsor di Karanganyar sudah ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Warga diminta segera membangun rumah baru karena waktunya sudah mepet sebelum musim penghujan tiba.

“Dana bantuan relokasi dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar sudah ditransfer ke rekening warga penerima. Jumlahnya Rp 10 juta yang diperuntukkan pembangunan rumah baru,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Nugroho, Selasa (15/9).

Nugroho mengatakan, program relokasi bencana longsor dipercepat. Artinya warga harus segera menyesuaikan diri untuk membangun rumah. Mereka ditarget selesai sebelum Oktober, karena masa transisi darurat bencana berakhir di bulan itu.

“Sebelum masa darurat bencana selesai bulan Oktober nanti, warga harus sudah punya tempat tinggal,” kata Nugroho.

Untuk dana dari pihak lain, lanjut Nugroho, pihaknya juga masih mengupayakan pencairan bantuan dari pihak lain dipercepat. Misalnya bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 20 juta. Kemudian dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 15 juta. Dana dari BNPB diupayakan cair seminggu lagi. Karena saat ini masih dalam tahap memorandum of understanding (MoU).

”Kemungkinan semingu lagi, dana (dari BNPB) sudah cair. Kemudian dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih kami koordinasikan, kami harapkan tiga minggu lagi cair,” terangnya.

Percepatan relokasi tersebut, lanjut Nugroho, berdasarkan evaluasi dari relokasi pertama. Warga hanya mempunya waktu singkat untuk menyelesaikan rumah baru mereka. Hal ini dikarenakan penggunaan dana bantuan tersebut harus segera terserap sebelum massa darurat bencana selesai Oktober nanti.

”Relokasi pertama selesai tepat waktu 9 Agustus kemarin. Total ada 96 KK yang selesai membangun rumah baru, padahal waktunya hanya sekitar satu bulan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dalam relokasi tahap ke dua, ada 64 KK yang mendapat bantuan itu. Yakni 51 KK dari Desa Menjing dan 9 KK dari Desa Lempong. Dua desa tersebut di wilayah Kecamatan Jenawi. Kemudian dua KK dari Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo dan dua KK dari Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu. Jika keseluruhan dana cair, setiap KK akan mendapat bantuan Rp 45 juta.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge