0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lumpuh 2 Tahun, Ramto Tak Tersentuh Pengobatan

timlo.net/agung widodo

Ramto (kiri) ditemani kakanya, Parni

Sragen – Nasib malang dialami Ramto (35), warga Dukuh Brambang RT 28, Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung, Sragen. Selama lebih dari dua tahun, hanya bisa berbaring di kamar tanpa bisa melakukan apa-apa. Belum diketahui apa jenis penyakit yang dia derita hingga menyebabkan kedua kakinya lumpuh.

“Dulunya sehat-sehat saja. Sakitnya sebenarnya sudah 10 tahun. Tapi mengalami lumpuh baru 2 tahun ini. Kami tidak pernah tahu penyakit apa yang dideritanya,” kata Parni (45), kakak Ramto kepada Timlo.net di rumahnya, Senin (14/9).

Parni mengungkapkan, sebelum sakit, adiknya tersebut pernah bekerja di Jepara. Ramto sendiri pernah menamatkan pendidikan hingga tingkat SMP. Setelah mengalami sakit, lantas Ramto dibawa pulang dari Jepara ke rumahnya di Dukuh Brambang. Sebelumnya Ramto juga pernah dirawat di rumah sakit. Namun karena kekurangan biaya akhirnya dibawa pulang kembali ke rumah hingga sekarang.

Sementara itu, ayah Ramto, Gito Maryono (73) juga mengakui tidak mengetahui jenis penyakit yang diderita anaknya. Upaya pengobatan pun sudah dilalui, tapi lagi-lagi terbentur masaalah biaya. Ironisnya, kendati termasuk warga miskin, Gito mengaku tidak mempunyai Kartu Saraswati, kartu khusus untuk warga miskin jika mengalami sakit.

“Dulu dari pemerintah desa juga pernah melihat dan katanya mau diuruskan dan dilaporkan agar mendapat Kartu Saraswati. Tapi tidak ada tindak lanjut sampai sekarang,” katanya.

Dari pantauan Timlo.net, Ramto memang hanya bisa tergeletak pada sebuah karpet di kamarnya yang sempit. Tidak ada aktivitas yang bisa dilakukan, termasuk untuk makan dan mandi pun harus dibantu oleh keluarganya. Bahkan untuk berbicara pun Ramto mengalami kesulitan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge