0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sensus Ekonomi Bidik 28 Juta Badan Usaha

dok.merdeka.com

Sensus Ekonomi

Timlo.net – Sensus ekonomi yang digelar tahun depan bakal membidik 28 juta badan usaha di seluruh Indonesia. Ini lebih banyak ketimbang sensus sejenis sepuluh tahun lalu yang menyasar sekitar 17 juta badan usaha.

“Yang pasti ada puluhan juta pengusaha. Tapi kami tidak tahu, makanya di survei lagi. Sektor manufaktur saja ada 3,5 juta usaha. Yang tumbuh itu sektor jasa, banyak kegiatan usaha baru yang punya prospek bagus, misalnya di transportasi ada GoJek, Uber Taksi, dan sebagainya,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin, Senin (14/9).

Sensus yang bakal dilakukan selama sebulan itu merupakan satu dari tiga sensus amanat Undang-undang (UU) Nomor 16 Tahun 1997. Dua kewajiban BPS lainnya adalah sensus penduduk dan pertanian.

“Sensus ekonomi paling kompleks karena kami akan mendata semua skala ekonomi mikro, kecil, sedang dan besar. Seperti berapa jumlah tenaga kerja yang diserap, output apa yang dihasilkan, statusnya perusahaan apa, sampai data lebih rinci mencakup upah buruh dan sebagainya,” kata Suryamin.

Menurutnya, BPS bakal mendapat 19 sektor usaha di luar pertanian. Diantaranya, pertambangan dan penggalian; industri pengolahan; pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin.

Kemudian, pengadaan air, pengelolaan sampah dan daur ulang, pembangunan dan pembersihan limbah dan sampah; sektor konstruksi; perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor; transportasi dan pergudangan.

Lalu, penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum; informasi dan komunikasi; jasa keuangan dan asuransi; real estate; jasa profesional, ilmiah dan teknis; jasa persewaan, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya.

Dan, jasa pendidikan; jasa kesehatan dan kegiatan sosial; kebudayaan, hiburan dan rekreasi; kegiatan jasa lainnya; jasa perorangan yang melayani rumah tangga; kegiatan badan organisasi internasional.

Suryamin berharap, hasil sensus ekonomi bisa menjadi pegangan pemerintah dalam mengambil kebijakan. Seperti, pemberian stimulus, insentif untuk mendongkrak pertumbuhan sektor usaha, dan lainnya.

[yud]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge