0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tragedi Crane, 1 Jamaah Haji Embarkasi Solo Tewas

dok.merdeka.com
Musibah crane ambruk di Tanah Suci (dok.merdeka.com)

Boyolali — Korban tragedi jatuhnya crane di Masjidil Haram dari Jamaah haji asal Indonesia bertambah menjadi 10 orang. Satu di antaranya berasal dari Embarkasi Solo.

“Kami sudah melakukan koordinasii dengan petugas Kloter di Mekah, ternyata benar. Yang meninggal adalah Sriyana Marjo Sihono alamat Rewulu Kulon RT 03/RW 22, Sidokerto, Godean, Kabupaten Sleman, DIY,” ujar Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi saat dihubungi wartawan, Senin (14/9) siang.

Jenazah, kata Gentur, memang tidak terdaftar di 43 korban meninggal atau terluka. Diketahuinya identitas jenazah setelah pihak otoritas Arab Saudi melakukan identifikasi mendalam hingga diketahui identitas jenazah. Selain itu, tiga jamaah haji lainnya juga menderita luka-luka, yakni  Endang Kaswinarni Poerwomarton dari Kloter 46 Pemalang serta Djumali Jamari Setro Wijoyo dari Kloter 52 Kabupaten Semarang telah kembali ke pemondokan.

“Satu lagi yakni Umi Dalijah Amat Rais dari Kloter 24 Bantul masih perlu perawatan di rumah sakit karena terluka di bagian kaki,” sambungnya.

Sebelumnya, 7 jamaah Calhaj yang berangkat dari embarkasi Solo juga ada yang meninggal dunia lantaran sakit di Mekkah ataupun saat dirawat di Rumah Sakit dr Moewardi Solo.

Ketujuh jamaah yakni Sunarto Wiryasentiko (54) Calhaj asal Cilacap, Sadali Karnawi Jayamenawi (76) asal Purbalingga, Sumiyati Salim Wiryo (63) asal Magelang, Dahuri Wiryadi Krama (72) asal Banjarnegara, Abdul Kholik Sutiarjo (75) asal Wonosobo, Saeri Dulah Muin (65) asal Cilacap, dan Misbah Karmadi Todikromo (71) asal Pati.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge