0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Teka-teki Siapa Tersangka Korupsi di Balik Pelindo II

dok.merdeka.com

Komjen Anang Iskandar

Timlo.net – Selidiki kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II, polisi sudah menetapkan satu tersangka. Kabareskrim Komjen Anang Iskandar masih enggan menjelaskan siapa tersangka dalam kasus pengadaan 10 unit mobil crane di Pelabuhan Tanjung Priok itu.

“Ya sudah ada satu, soal pengembangan lebih lanjut nanti penyidik yang akan sampaikan,” ujar Anang di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/9).

Penanganan kasus ini juga sedikit mengalami kerancuan terkait tidak ditemukan adanya penyalahangunaan anggaran dalam hasil audit BPK. Anang menegaskan, tentu saja Mabes Polri sudah mengantongi hasil penyidikannya.

“Ada, kalau gak ada kan gak mungkin kita melangkah. Iya kan,” papar dia.

Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menggeledah ruang Direktur Utama Pelindo II Richard Jost Lino atau RJ Lino, kantor pusat Pelindo II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dan beberapa ruangan yang ada di tiga lantai sekaligus, pada Jumat (28/8) lalu. Penggeledahan terkait dugaan korupsi dalam pengadaan 10 mobil Crane yang dilakukan perusahaan pelat merah tersebut.

Aksi tersebut sempat membuat RJ Lino meradang. Saking emosinya, Lino memarahi Menteri Bappenas Sofyan Djalil dan mengancam akan mundur dari jabatannya. Kabareskrim lama Komjen Budi Waseso mengatakan sudah ada tersangka dalam kasus itu. Namun tiba-tiba status tersangka Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo II, FN diralat.

Anton mengatakan sampai saat ini pengusutan masih berjalan. Dia kemudian meminta maaf kepada publik atas informasi penetapan tersangka itu. Dalam kasus itu, kata dia, hanya ada dugaan potensi untuk menjadi tersangka.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge