0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Vandalisme “Save Sriwedari” Dikecam Pendukung

Vandalisme Save Sriwedari

Dok: Timlo.net/Facebook

Vandalisme Save Sriwedari

Timlo.net--Warga Solo berinisiatif untuk menggalang aksi menggalang tanda tangan #save Sriwedari. Aksi yang pertama dimulai Minggu pagi (13/9) di acara Car Free Day (CFD) itu ternyata di mulai dari situs jejaring sosial Twitter mulai Rabu (9/9).

Tapi sayangnya tidak semua orang mendukung gerakan “save Sriwedari ini dengan aksi yang positif. Ada juga pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan aksi yang merugikan. Seperti misalnya orang yang melakukan aksi vandalisme mencorat coret jendela Sekretariat Bersama Difabel Solo Raya yang berada di kawasan Sriwedari.

Hal ini terungkap dari foto dan status yang diunggah oleh Pendiri Gedung Kesenian Solo, Yayok Aryoseno, Minggu (13/9) malam. “Saya dan teman2 yg ‘hidup’ di Gedung Kesenian Solo memang mendukung penyelamatan sriwedari sebagai ruang publik tetapi kalo ada yg vandal pake pilox di kantor kami seperti ini jelas kurang ajar!” tulisnya. Dalam status itu dia mengunggah sebuah foto tentang aksi vandalisme itu bertuliskan “Save Sriwedari! WD Asu.”

Beberapa pengguna Facebook menanggapi aksi vandalisme ini. “Yg pasti itu orang suruhan yg kenal Njenengan dan Relawan #kotasolo, Mas..,” canda pengguna Shaggy Sigit S.

“Turut prihatin….doakan biar sadar… ,” tulis Annna Yulianto.

“Wah mereka benar2 tidak tau susah payah temen2 difabel membersihkan kaca ini kok dicorat-coret.. saatnya berjuang dg elegan dan sopan bukan mencoret bak pengecut,” tulis Koko Prabu.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge