0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keluarga Korban Tragedi Crane Mekkah Disemprot Petugas Call Center

merdeka.com

Crane yang terjatuh di Mekah

Timlo.net — Salah satu jamaah haji asal Kota Bekasi, Jawa Barat, Ferry Mauludin Arifin Dulhai, meninggal dunia akibat jatuhnya alat derek besar di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Keluarga sempat kesulitan mencari informasi guna menelusuri kabar tewasnya Ferry.

“Saya berkali-kali menelepon call center, tapi jawabannya tidak ada terus,” kata istri Ferry, Linda, di rumah duka di Jalan Kahuripan, Perumahan Jaka Permai, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (13/9).

Menurut Linda, setelah pertama kali mendapatkan informasi ada crane jatuh dan menewaskan ratusan orang, dia segera mencari informasi kabar suaminya. Yang dituju adalah call center telah disiapkan pemerintah. Sayangnya, dia tak mendapatkan jawaban terkait kondisi suaminya tersebut. Linda khawatir karena ponsel suaminya sulit dihubungi.

“Ditelepon nyambung, tapi tak diangkat. Kemudian saya menelepon call center, tapi suami saya tidak ada dalam daftar data korban,” ujar Linda.

Karena khawatir, Linda terus mengontak call center. Lagi-lagi, tak ada kabar. Hingga akhirnya dia mendapatkan berita kalau Ferry menjadi korban dan mengalami luka-luka.

Linda sangat ingin mengetahui kondisi suaminya dan terus menelepon call center. Namun, dia tak mendapatkan jawaban memuaskan. Hingga akhirnya dia mendapatkan kabar kalau suaminya sudah dipindahkan ke pemondokan.

Dini hari tadi, kata Linda, keluarganya mendapatkan informasi dari media Internet kalau suaminya meninggal. Untuk memastikan, dia kembali menelepon call center, lagi-lagi jawabannya nihil. Bahkan, Ferry tak tercatat dalam daftar korban meninggal.

Linda mengaku sempat disemprot oleh petugas call center karena terus menelepon. Menurut dia, petugas itu memberikan informasi setiap enam jam sekali, artinya informasi tak diperbarui setiap jam.

“Saya menelepon setiap satu setengah jam,” ucap Linda.

Kabar pertama dikuatkan dengan pemberitaan di media televisi yang mencantumkan nama suaminya dalam daftar meninggal dunia. Pagi tadi, kata dia, seorang perwakilan dari Arab Saudi juga mengabarkan.

“Saya kembali telpon call center berdasarkan instruksi pukul 07.00 WIB. Ternyata benar, kalau suami saya meninggal,” tambah Linda.

[ary]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge