0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ekonomi Lesu, Permintaan Mobil Bekas Turun

timlo.net/setyo pujis

Bursa mobil bekas Sriwedari

Solo – Menurunnya daya beli masyarakat akibat dari lesunya pertumbuhan ekonomi ikut dirasakan para pedagang mobil bekas. Pasalnya permintaan mobil bekas dari masyarakat turun secara drastis sejak beberapa bulan terakhir.

“Penurunan terhadap penjualan mobil bekas sudah terjadi sejak dua bulan terakhir, persisnya pada saat mulai masuknya ajaran baru anak sekolah sampai dengan saat ini,” ujar salah satu pedagang mobil bekas, Joko Suwondo saat ditemui Timlo.net di kawasan Sriwedari, Minggu (13/9).

Dirinya mengatakan, untuk menyiasati kondisi tersebut tak banyak yang bisa dilakukan oleh para pedagang. Karena turunnya permintaan, harga mobil bekas pun turun secara drastis.

“Harga mobil bekas saat ini turun sekitar 10-20 persen jika dibandingkan kondisi normal. Kebanyakan pedagang lebih memilih menurunkan harga jual dari pada tidak laku,” jelasnya.

Hal sama juga disampaikan pedagang lainnya, Mamat mengaku rela menurunkan harga mobil bekas dagangannya karena takut merugi jika tidak laku. Melihat kondisi saat ini banyak konsumen yang lebih memilih wait and see daripada melakukan pembelian barang.

“Mendingan untung sedikit daripada tidak ada yang mau beli,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, jika pada saat kondisi normal dalam sebulan bisa menjual 4-5 unit kendaraan. Namun untuk saat ini mampu menjual 2 unit kendaraan saja sudah bagus. Mengingat daya beli masyarakat yang cenderung turun akibat dampak dari lesunya pertumbuhan ekonomi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge