0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aktivis Peduli Satwa Demo Sirkus Lumba-lumba

dok.merdeka.com

Aksi demonstrasi pecinta satwa

Timlo.net – Aksi penolakan sirkus Lumba-lumba dilakukan di Tugu Yogyakarta, Sabtu (12/9) siang. Aktivis peduli satwa beraksi dengan membentangkan spanduk penolakan dan aksi teatrikal serta menyerukan agar pemerintah menghapus adanya pentas Lumba-lumba.

Manajer Animal Friends Jogja (AFJ), Angelina Pane menilai pertunjukan Lumba-lumba keliling tersebut tidak ada nilai edukasinya. Justru hanya eksploitasi hewan langka dilindungi.

“Lumba-lumba yang dieksploitasi oleh sirkus, kebanyakan berumur pendek karena mengalami stres. Dan itu berujung pada penangkapan kembali secara terus menerus di alam dan itu ilegal,” katanya pada wartawan.

Mereka menuntut pemerintah agar meninjau kembali pedoman peragaan Lumba-lumba yang dikeluarkan Peraturan Dirjen PHKA No P.16/IV/-SET/2014 tentang Pedoman Peragaan Lumba-lumba.

“Kami juga mempertanyakan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) apakah syarat packaging dipenuhi dalam pentas keliling. Kami sinyalir dalam terbitnya aturan itu ada pesanan dari mafia sirkus lumba-lumba, terangnya.

Selain itu mereka juga menuntut agar pentas keliling Lumba-lumba di Indonesia ditiadakan. Dari catatan AFJ Indonesia adalah negara satu-satunya yang masih mengizinkan sirkus keliling Lumba-lumba.

Di negara lain sudah tidak ada. Aturan peragaan sirkus tersebut juga isinya tidak ada dasar ilmiah sama sekali, tandasnya.

[ren]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge