0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sriwedari Terancam Dieksekusi, Pedagang Ingin Tetap Bisa Jualan

Lahan Sriwedari (dok.timlo.net/red)

Solo — Suratno, pedagang kerajinan dan mainan di Taman Sriwedari melayani pembelinya seperti biasa, Jumat (11/9). Sebagai pedagang yang sudah dua generasi tinggal di Sriwedari, lelaki 71 tahun itu tidak terlalu terpengaruh dengan rencana eksekusi Sriwedari oleh Pengadilan Negeri (PN) Solo.

“(Sengketa lahan Sriwedari) Sudah lama tahu. Jadi ya sudah tidak kaget. Kita kan punya Pemkot, sambat saja dengan Pemkot. Kalau terpaksa harus hengkang,” kata Suratno, saat ditemui Timlo.net di kiosnya.

Jika nantinya lahan Sriwedari betul-betul dieksekusi, Suratno bersama pedagang lainnya hanya berharap tetap diberi tempat berjualan di Sriwedari.

“Saya rasa eksekusi masih lama. Tetapi kalau pun dieksekusi entah dimenangkan ahli waris atau Pemkot, harapannya pedagang tetap bisa ditampung,” ujarnya.

Suratno sendiri merupakan generasi kedua yang berjualan di Sriwedari. Ia mewarisi usaha berjualan kerajinan dan mainan anak dari ibu mertuanya yang mulai membuka usaha sekitar tahun 1955.

Beragam mainan tradisional ia jual seperti kuda lumping, tameng dan pedang, gendewo (anak panah), celengan tanah, sampur dan lainnya. Usaha itu pun saat ini dilanjutkan anaknya, Retno Wulandari (31 tahun), yang bakal menjadi generasi ketiga.

Setiap bulan Suratno membayar uang sewa sebesar Rp 33 ribu kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar). Meski memilki rumah di Serengan, Penasehat Paguyuban Pedagang Dalam Taman Sriwedari ini memilih tidur di kiosnya.

Pedagang lainnya, Ridwan (52), mengaku sedikit khawatir dengan kabar eksekusi yang beredar. Namun, seperti halnya Suratno, jika harus ada eksekusi, ia berharap tetap diberi tempat berjualan.

“Kalau dengar seperti itu, tentu saya khawatir. Inginnya ya tidak dipikir, tetapi tetap saja kepikiran. Kalaupun tetap diekesekusi, kami berharap tetap diizinkan untuk berjualan di sini,” ujar pedagang mie ayam ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge