0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim Polda Jateng Periksa Pabrik Sabu Prambanan

DSCF5161
Kos di Prambanan yang dijadikan pabrik pengracik sabu-sabu ()

Klaten — Tim Pusat Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah (Jateng) mendatangi lokasi kos yang dijadikan industri rumahan atau pabrik pembuatan narkotika jenis sabu-sabu di Dukuh Kretek RT 01/RW 07, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jumat (11/9).

“Karena memproduksi sendiri, skalanya menonjol, maka perlu backup dari Polda Jateng rekonstruksi,” ungkap Wakapolres Klaten Kompol Hendri Yulianto, Jumat (11/9).

Dari pantauan Timlo.net, tiga personel Puslabfor Polda Jateng berompi hitam ini tiba sekitar pukul 10.55 WIB. Sedangkan setengah jam sebelumnya, tersangka Dedig Nugroho alias Pedet (28) tiba terlebih dahulu dengan pengawalan ketat anggota Satuan Reserse Nakorba (SatRes Narkoba) Polres Klaten.

Baru beberapa menit memasuki kamar kos, petugas Puslabfor keluar kamar menenteng sebuah panci yang berlubang pada bagian alasnya. Dari panci yang terdapat bekas kerak berwarna putih ini menguar aroma alkohol yang menyengat.

“Ini untuk mengolah menjadi kristal?” tanya sang petugas Puslabfor kepada tersangka warga Kampung Kalibening, Tirtomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman tersebut.

Hingga adzan shalat Jumat berkumandang, jalannya proses rekonstruksi berlangsung tertutup dan baru berhenti. Wartawan dilarang mengabadikan gambar di kamar kost bernomor sembalan itu.

“Ini produk antara, belum jadi. Bahasa ilmiahnya amphetamine atau kita kenal dengan nama sabu-sabu,” kata petugas Puslabfor Polda Jateng, AKBP Sapto Sri Suhartomo.

Menurutnya, sabu-sabu yang dibuat tersangka bukan jenis baru di Indonesia. Bahkan cara membuatnya berkiblat dari racikan ala Asia, bukan Rusia atau Amerika Serikat. Bahannya berupa berbagai jenis kimia dan beberapa di antaranya prekursor yang bisa diekstrak menjadi sabu-sabu.

“Indikasi kalau sudah jadi ya berbentuk kristal. Efeknya berbahaya seperti Narkoba jenis lainnya yang menimbulkan efek euforia,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge