0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Produk Kayu Barecore Indonesia Rentan OPT

IMG-20150911-00260
Kepala Badan Karantina Kementan Banun Harpini (berjilbab) didampingi Dirut PT Naga Bhuana Aneka Piranti, Gunawan saat meninjau lokasi pabrik. ()

Wonogiri — Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) RI memitigasikan produk kayu olahan barecore Indonesia rentan terhadap serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Jika hal ini terabaikan, produk kayu olahan Indonesia bisa terganggu dan ekspor menjadi lesu. Namun saat ini pihaknya tak perlu repot-repot lagi turun ke lapangan, karena kini sudah ada pihak ketiga yang bekerjasama dengan pabrik barecore.

“Ini sebagai jaminan kesehatan kepada pabrik pembuat Barecore, agar saat melakukan ekpor tidak ada penolakan dari negara pengimpor,” jelas Kepala Badan Karantina Kementan RI,Banun Harpini saat melakukan kunjungan di PT Naga Bhuana Aneka Piranti IV di Desa Manjung Kecamatan Wonogiri, Jumat (11/9).

Menurut Banun, dengan kerjasama dengan pihak ketiga ini, pihaknya memberikan Surat Keputusan Kepala Badan Karantina No: 855/Kpts/HK.310/7/2 015 tertanggal 6 Juli 2015. SK tersebut mengatur Pedoman Penetapan Pihak Ketiga dalam Pelaksanaan Tindakan Karantina Tumbuhan Berupa Pemeriksaan Fisik terhadap media pembawa barecore.

“Dengan SK ini akan lebih mudah dan hemat biaya sekaligus dapat diketahui ada OPT yang bahaya atau tidak,” terangnya.

Direktur PT Naga Bhuana Aneka Piranti, Gunawan mengatakan, perusahaan yang ia kelola ini merupakan pilot project dari Badan Karantina Pertanian, dan menurutnya ini pertama kalinya. Dengan SK tersebut,otomatis pengecekan fisik kayu bahan baku barecore dilakukan pihak ketiga. Otomatis, Badan Karantina takperlu repot-repot lagi datang ke lokasi melakukan pemeriksaan.

“Kita setiap hari ada 10-30 kontainer keluar, bisa dibayangkan repotnya Badan Karantina Pertanian setiap hari harus mengirim inspektoratnya untuk melakukan pemeriksaan fisik pada produk kami,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge