0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Diiming-imingi Bisnis Telur Asin

dok.timlo.net/nanang rahadian
Pelaku gendam saat di Mapolres Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar – Sepasang suami istri pelaku gendam yang tertangkap sudah beraksi di berbagai kota besar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mereka berpura-pura mengajak korbannya berbisnis telur asin sebelum dikuras hartanya.

“Korban biasanya ibu rumah tangga yang sedang berbelanja di supermarket,” kata Kasubag Humas Polres Karanganyar AKP Suryo Wibowo, Kamis (10/9).

Awalnya, lanjut AKP Suryo, pelaku Slamet Riyadi yang sudah mengincar korbannya melakukan pendekatan dengan mengiming-imingi bisnis telur asin. Saat pelaku Slamet Riyadi tengah merayu korbannya kemudian datang Melania Dwi Sunarsih dengan berpura-pura tidak kenal.

“Pelaku Melania ikut membujuk agar korban mau diajak berbisnis telur asin dan digandakan uangnya,” jelas Kasubag Humas.

Selanjutnya, korban yang sudah terbujuk, diajak masuk ke mobil dan langsung digendam dan dikuras harta bendanya.

Sementara itu, pelaku Slamet Riyadi mengaku awalnya dia sopir taksi gelap di Batam. Namun ketika istrinya keluar dari pekerjaan di sebuah pabrik di Batam dan kembali ke Trenggalek, dia mulai limbung karena tidak memiliki penghasilan. Saat itu dia bertemu Bambang, temannya yang akhirnya mengajarkan gendam.

‪“Sasarannya ibu rumah tangga karena lebih mudah kalau diiming-imingi sesuatu,’’ katanya.

Saat gelar perkara, Warga Trenggalek tersebut mengaku hanya butuh waktu lima menit untuk mengelabuhi korban. Uang yang didapat selama beraksi sudah mencapai puluhan juta rupiah.

”Biasanya dapat Rp 1 juta-Rp 2 juta dan habis untuk kebutuhan harian. Pernah dapat Rp 10 juta hanya dari satu korban,” kata Slamet.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge