0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelemahan Rupiah Dampak Currency War

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Pelemahan nilai mata uang rupiah tidak lepas dari perang mata uang yang dilakukan Amerika, berlanjut ke Eropa dan kini mulai terasa di Asia. Perang mata yang dimulai saat ekonomi Amerika Serikat terkapar dihantam badai krisis.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menuturkan, usai menghantam AS, gelombang badai krisis yang ditandai anjloknya mata uang, beralih ke Jepang.

“Orang menyatakan currency war dimulai dari AS mungkin tujuh tahun lalu disusul Jepang kemudian masyarakat Uni Eropa dan belakangan Tiongkok melalui devaluasinya,” ujar Darmin, Kamis (10/9).

Darmin melihat, kebijakan pemerintah China melemahkan mata uangnya atau Yuan memberikan efek positif. Ekspor China membaik karena industri langsung menggenjot produksinya.

“Sementara kita saat Rupiah melemah kita tidak punya sektor industri yang kuat. Saya kira ini pengalaman penting bagi kita. Sektor industri adalah pilar penggerak perekonomian,” jelas dia.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge