0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Batik Wonogiren bakal Dimintakan Tanda Tangan Jokowi

IMG-20150910-00257 (1)
Sekda Wonogiri, uharno membubuhkan tanda tangan di atas kain bahan batik sepanjang 1001 meter ()

Wonogiri — Sepanjang 1001 meter kain mori bahan baku kain batik ditandatangani oleh pegawai negeri sipil (PNS) dan warga masyarakat Wonogiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Rencananya kain tersebut akan dimintakan tanda tangan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu dilakukan untuk mengenalkan kain batik khas Wonogiren.

“Selain memperkenalkan batik Wonogiren, ini juga untuk menumbuhkan ekonomi rakyat khususnya industri padat karya, salah satunya batik Wonogiren,” ungkap Suparno, Kamis (10/9).

Dikatakan, rencananya tanda tangan yang dibubuhkan di atas bahan kain batik tersebut akan dibatik menggunakan “malam” (penutup warna batik). Selain tanda tangan PNS di lingkungan Pemkab Wonogiri, warga masyarakat, juga Bupati Wonogiri Danar Rahmanto dan istri Tabitha Danar Rahmanto serta Sekda Wonogiri Suharno.

“Nantinya kain 1001 meter  akan kita  bagikan kepada 300 anak yatim piatu dan 150 meter untuk para pejuang veteran Wonogiri yang masih hidup, dan 51 meter akan dimasukkan ke Museum Parnaraya Batik,” terang pengusaha batik asal Kecamatan Sidoharjo ini.

Sekda Wonogiri Suharno menyambut baik ide dan gagasan tersebut. Menurut Suharno, jarang sekali ada pengusaha yang peduli dengan ekonomi kerakyatan.

“Selama ini Pak Suparno telah banyak membantu pemerintah, dia memberikan pelatihan gratis membatik, pembekalan hingga memasarkan produk batik khas Wonogiren,” ujar Suharno.

Ditambahkan, selama ini batik yang dihasilkan mengangkat motif khas Wonogiren. Setiap corak pasti menggunakan motif jambu mete. Jambu mete sendiri merupakan salah satu ikon produk unggulan Wonogiri. Dia berharap, batik khas Wonoogiren ini dapat menembus pasar nasional dan internasional.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge