0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Boyolali, KPUD Mulai Sosialisasikan DPS

dok.timlo.net/nanin
KPUD Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Guna meningkatkan ketepatan data dalam penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), KPUD Boyolali mulai memasang Daftar Pemilih Sementara (DPS ) di 267 desa se-Kabupaten Boyolali. Pemasangan DPS bertujuan untuk mendapatkan tanggapan masyarakat.

“Sudah mulai kita distribusikan ke 267 desa, kita tunggu peran aktif masyarakat untuk mencermati DPS,” ujar Komisioner KPUD Boyolali, Wahyu Prihatmoko, Kamis (10/9).

Dijelaskan, sesuai dengan jadwal tahapan, distribusi dilakukan dari tanggal 10 hingga 16 September. Selama itu, pihaknya berharap ada tanggapan dari masyarakat yan nanti akan dijadikan acuan untuk perbaikan DPS. Sementara perbaikan DPS akan dilakukan 20 – 25 September. Hasil perbaikan ini akan menjadi dasar rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berhak mencoboblos dalam Pilkada.

“Tiap desa diberi dua daftar, satu dipasang di balaidesa dan satu lagi bisa di tempat-tempat strategis yang mudah dilihat masyarakat,” terangnya.

Untuk DPS, dari hasil rekapitulasi tercatat sebanyak 760.703. Namun diakui  kali ini, ada penurunan sekitar 40 ribu dari DPS Pileg dan Pilpres 2014 lalu. Penurunan sebesar itu terjadi karena pemilih pada Pilkada ini adalah warga yang hanya ber-KTP Boyolali saja.

Sedang pada Pileg dan Pilpres lalu, warga yang berasal dari luar Boyolali namun pada saat tahapan pemilu berada di Boyolali, maka dimasukkan dalam DPS.  Selain itu, juga dipengaruhi beberapa faktor, seperti pindah domisili, menjadi anggota TNI/ Polri dan hilang ingatan.

“Untuk pemilih baru justru mengalami peningkatan, dulu Pemilu 2014 di bawah 10 ribu, sekarang mencapai 13 ribu,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge