0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

70 Persen Calhaj Jateng Beresiko Tinggi

Calon jamaah haji di Asrama Haji Donohudan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Boyolali — Sekitar 70 persen dari 26.568 calon jamaah haji (Calhaj) asal Jawa Tengah (Jateng) memiliki riwayat penyakit kronis. Tak hanya itu, Calhaj Jateng juga banyak yang telah berusia lanjut atau di atas 60 tahun.

“Mereka memiliki resiko tinggi (Risti) terserang penyakit. Sehingga, akan mendapat pengawasan intensif dari tim medis mulai keberangkatan hingga kepulangan dan mayoritas jamaah Risti berusia di atas 60 tahun,” terang Kasi Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Arqu Aminuzzab, saat dihubungi wartawan, Kamis (10/9).

Dikatakan, Calhaj yang tergolong Risti yakni menderita penyakit seperti darah tinggi, diabetes, hingga paru-paru. Untuk memperlancar proses ibadah, para jamaah Risti mendapatkan tanda khusus berupa gelang yang terdiri dari tiga warna sesuai tingkat kerawanannya yakni merah, kuning, dan hijau. Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan ketat terkait kesehatan jamaah haji.

“Kami berkoordinasi dengan RSUD Moewardi Solo guna pemantauan intensif kondisi calhaj Risti. Jangan sampai Calhaj yang berangkat kondisinya tidak memungkinkan,” jelas Arqu.

Kondisi Risti ini dapat diperparah, ketika Calhaj telah berada di Tanah Suci. Pasalnya, kondisi negara Arab Saudi yang sering dilanda badai pasir. Kandungan pasir berupa toxin, virus serta bakteri ditambah sulfur dan logam berat mampu memicu kondisi calhaj. Tak hanya itu, Wabah penyakit Middle East Respiratory Syndrome-Coronavirus (MERS-CoV) dinilainya juga menjadi perhatian tambahan bagi para jamaah dan pendamping.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau jamaah haji rajin mengonsumsi vitamin, makanan bergizi dan menggunakan masker serta pakaian tebal ketika berada di luar pemondokan.

”Kami berharap jamaah tidak sering keluar pemondokan. Saya prediksi badai tahun ini jadi yang terbesar selama musim haji beberapa tahun terakhir,” tutur Arqu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge