0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditengah Tugas Pemadaman Api, Kapolres Inhu Tetap Khusyuk Beribadah

mer

Kapolres Inhu salat di lahan yang terbakar

Timlo.net — Disela-sela proses memadamkan api di sebuah lahan yang terbakar, Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) AKBP Ari Wibowo tetap melaksanakan salat dzuhur di tengah area yang gosong. Kejadian yang menarik perhatian puluhan anggota polisi sekaligus menjadi anak buahnya

Ibadah yang ini dilakukan saat Ari dan jajarannya, bersama pegawai Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu dan personel Manggala Agni memadamkan titik api di Desa Rawa Asri, Kecamatan Kuala Cenaku, Rabu (9/9). Selama kabut asap, Ari terlibat langsung dan aktif memantau, bahkan turun secara langsung sekaligus ikut memadamkan titik api.

“Sampai hitam-hitam baju dinas Kapolres, tapi beliau tidak peduli dan tetap turun melakukan pemadaman titik api. Beliau juga tak pernah lupa melaksanakan ibadahnya meski berada di tengah lokasi kebakaran lahan,” ujar ajudan Kapolres, Brigadir Jefri.

Di tempat yang sama, koordinator tim pemadaman kebakaran lahan dan hutan kabupaten Inhu, AKP Dwi Kormal mengaku sudah tiga hari berada di lokasi kebakaran. Menurutnya, tim lambat memadamkan api karena area yang terbakar sangat luas dan lokasi titik api sulit dijangkau.

“Alat pemadaman juga kurang memadai untuk memadamkan api di lahan gambut. Sumber air terbatas. Anggota tim hanya mengandalkan genangan air dari kanal-kanal yang terletak di pinggir lahan, sehingga anggota tim harus berulang kali mengangkat selang dan mesin air yang hanya ada satu unit,” ujar Dwi.

Sementara itu, Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo usai melaksanakan salat menyampaikan keprihatinannya atas musibah kabut asap yang sangat mengganggu kehidupan masyarakat. Dia mengimbau kepada warga dapat belajar dari bencana kabut asap saat ini.

“Hendaknya warga jangan lagi melakukan pembakaran lahan, kondisi saat ini sudah cukup menyiksa masyarakat. Janganlah karena kepentingan pribadi, banyak masyarakat yang menjadi korban,” tandasnya.

Usut punya usut, lahan yang terbakar tersebut diketahui milik PT Palm Lestari Makmur seluas 40 hektar di areal Blok D Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau terbakar. Api melalap lahan perkebunan sawit itu menyebabkan kabut asap di daerah tersebut.

Lahan perusahaan tersebut berbatasan dengan lahan masyarakat sekitar 60 hektar yang juga ikut terbakar. Mengatasi itu, Kapolres Inhu memimpin pemadaman api di lahan perusahaan tersebut.

“Total luas lahan yang terbakar di lahan perusahaan tersebut 40 hektare, ditambah lahan warga yang ikut terbakar 60 hektare,” ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Rabu (9/9).

Menurut Guntur, pemadaman dilakukan tim kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan Kapolres Inhu dan anak buahnya Kasat Sabhara Polres Inhu, AKP Dwi Kormal beserta 25 personel gabungan Polsek Batang Gansal. Mereka dibantu karyawan PT Palm Lestari Makmur, Manggala Agni dan masyarakat.

Petugas memadamkan api menggunakan mesin shibaura dan robin. Sebagian api sudah berhasil dipadamkan akan tetapi lahan masih mengeluarkan asap. “Lahan yang terbakar merupakan gambut dan masih mengeluarkan asap,” jelas Guntur.

Saat ini, kata Guntur, pemadaman telah berhasil dilakukan. Pihak PT Palm Lestari Makmur juga melakukan pengawasan selama 1×24 jam secara bergantian agar api tidak muncul kembali.

“Asal api belum diketahui. Petugas kepolisian dan pihak perusahaan masih melakukan monitoring agar api tidak kembali besar dan merambat ke lahan di sekitarnya,” tandas Guntur.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge