0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pendemo Setya Novanto Digiring Polisi

dok.merdeka.com

Aksi demonstrasi yang dilakukan di kawasan bandara Soetta

Timlo.net – Puluhan pengunjukrasa di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dibubarkan polisi. Mereka menunggu kedatangan Ketua DPR Setya Novanto dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Selamat Datang Tim Kampanye Donald Trump’.

“Mereka terpaksa dibubarkan karena selain tak meminta izin untuk demonstrasi juga karena adanya undang-undang Bandara dilarang untuk dijadikan tempat demo,” terang Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes CH Pathopoi, Rabu (9/9).

Ke-30 orang lebih tersebut pun lalu diangkut dengan menggunakan bus Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta ke Markas Polres. Beberapa ‘pentolan’ di antaranya diperiksa lebih mendalam.

“Kita mintai keterangan dari ‘pentolan-pentolan-nya’,” katanya.
Sedangkan yang lainnya setelah dibawa ke Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta untuk audiensi dengan Kapolres akhirnya dipulangkan kembali ke titik awal mereka kumpul.

“Ini ada yang dari Bogor, Pamulang, Jakarta. Kita bingung juga mulanginnya jauh sekali, sampai ada anak-anak gini juga. Tapi kita turunkan di titik awal mereka berkumpul saja,” tuntas Kapolres.

Sementara itu, Anto salah seorang pentolan dalam aksi itu mengaku dari Pamulang, Kota Tangsel mahasiswa Universitas Satya Negara.

“Kita konsolidasi dari informasi media, kemudian kita lakukan aksi,” katanya.

Meski begitu, diakuinya dia lalai karena tidak meminta izin terlebih dahulu.

“Minta maaf sama penumpang semua. Ketika ada instruksi kita langsung mundur,” katanya.

Sedangkan pendemo yang lain, Lastri mengaku tidak tahu tujuan aksi demo.

“Yang ngajak temen, ikut saja. Tahunya ke Jakarta,” ujar Lastri yang mengaku dari Bogor.

Sedangkan di akhir, Kapolres menerangkan peraturan tidak diperkenankannya Bandara untuk dijadikan lokasi demonstrasi tertuang dalam undang-undang.

“Undang-undang ini aturannya, bukan polisi yang membuat aturan itu. Unjuk rasa kita kawal agar tak mengganggu yang lain. Kalau tidak ada izin kita bubarkan,” terangnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge