0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL Menjamur di Karanganyar, Satpol PP Tak Berdaya

dok.timlo.net/nanang rahadian
(Ilustrasi) Penertiban lapak PKL (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar tak berdaya mengatasi menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) di perbatasan Karanganyar dan Sukoharjo. Tepatnya di sepanjang jalan Solo-Karanganyar bagian selatan.

“PKL ini sangat menganggu pemandangan menuju Karanganyar. Tapi kami kesulitan karena berada di wilayah Sukoharjo,” kata Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato, Rabu (9/9).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, lanjut Kurniadi, Pemkab Karanganyar, melalui Satpol PP menggandeng Satpol PP Sukoharjo untuk melakukan penertiban lapak PKL yang berada di selatan jalan atau tepatnya di wilayah Desa Triyagan.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Sukoharjo melalui Satpol PP. Pada prinsipnya, mereka siap menertibkan para PKL ini,” kata Kurniadi.

Dari informasi yang didapatnya, Satpol PP Sukoharjo telah memberikan surat peringatan kepada para PKL untuk segera membongkar lapak mereka karena telah melanggar aturan yang ada.

“Kami sudah menerima informasi jika Satpol PP Sukoharjo telah memberikan surat peringatan kepada para PKL. Paling lama dua minggu ke depan, lapak para PKL tersebut sudah harus dibongkar,” tandasnya.

Tidak hanya melakukan penertiban terhadap para PKl di kawasan perbatasan. Satpol PP Karanganyar juga  melakukan penertiban terhadap para PKL yang berada depan kios pasar Desa Jetis, Kecamatan Jaten.

Para PKL yang berada di depan Pasar Desa Jetis ini, menurut Kurniadi, selain melanggar aturan Perda tentang PKL, juga sangat mengganggu para pemakai jalan, terutama pejalan kaki.

“Aturan ini sudah kami sosialisasikan. Pada tanggal 17 September mendatang, kawasan ini harus sudah bersih,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge