0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tarif Direvisi, Operator Maskapai Bereaksi

timlo.net/setyo pujis

Karyawan Citilink saat melayani customer

Solo – Kebijakan menteri perhubungan yang merevisi tarif batas atas dan tarif batas bawah pada maskapai penerbangan menuai reaksi beragam dari para operator maskapai. Pasalnya dengan kebijakan baru tersebut ditakutkan justru akan mempersulit biaya operasional mereka.

“Kalau tarif tarif batas atas dinaikan tidak jadi persoalan, tapi jika tarif batas bawah yang diturunkan tentu itu akan ada efek negatif buat operasional maskapai,” ujar Sales Representatif Citilink, Raden Cahyo Katon kepada wartawan, Selasa (8/9).

Dirinya menuturkan, karena jika tarif batas bawah diturunkan secara otomatis akan menekan biaya tiket pesawat. Sementara kebutuhan operasional maskapai saat ini masih tetap sama.

“Jika kondisinya demikian tentu ini akan memukul pihak maskapai yang bersangkutan. Karena disisi lain tarif tiket semakin murah namun biaya operasional kita untuk membeli bahan bakar, sewa pesawat dan airport tetap sama,” jelasnya.

Sementara itu, Station Manager Lion Air Solo, Taufik Dwi Setiadi secara terpisah mengatakan, dengan adanya revisi peraturan menteri perhubungan tersebut setidaknya bisa mendongkrak load factor maskapai penerbangan. Khususnya ditengah kondisi perekonomian yang sedang lesu seperti sekarang.

“Kalau terkait biaya operasionalnya sampai saat ini kita belum sempat menghitung, apakah nanti akan membebani atau tidak,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge