0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengrajin : Jangan Sampai Terjadi Fitnah Antar Pengusaha

timlo.net/tarmuji

Pengrajin tempe keripik sedang merebus kedelai untuk dibuat tempe

Wonogiri — Beredarnya kabar tempe keripik plastik asal Kecamatan Eromoko juga membuat resah kalangan pengrajin. Mereka berharap, pemerintah secepatnya bertindak, dengan melakukan pengecekan langsung lokasi produsen. Jika perlu tempe-tempe keripik asal Eromoko dites dengan menggunakan alat khusus atau dibawa ke laboratorium.

“Saya malah maunya itu malah langsung uji laborat, jadi kan hasilnya bisa gamblang, ini hasil produksi siapa gitu mas, tidak seperti ini hanya saling melempar pertanyaan,” ungkap salah satu produsen tempe keripik asal Eromoko, Sri Jani, Selasa (8/9).

Menurutnya, adanya kabar miring ini justru menimbulkan pertanyaan. Padahal pengusaha ataupun pengrajin Eromoko ini jumlahnya ratusan. Jangan sampai, dengan adanya isu ini, membuat hubungan antar pengusaha jadi tidak harmonis.

“Kalau bisa secepatnyalah mas, biar tidak berhembus fitnah antar pengusaha,” katanya.

Dikatakan, beredar kabar tempe keripik yang digoreng dengan minyak bercampur plastik atau lilin sangat menyudutkan pengrajin. Menurut dia, berita ini terlalu dibesar-besarkan.

“Setiap panganan yang digoreng dengan minyak jika dibakar akan terbakar dan meneteskan minyak, jadi belum bisa diartikan itu digoreng dengan campuran plastik,” katanya.

Dirinya menyayangkan lambannya pemerintah setempat menyikapi persoalan ini. Namun persoalannya, sarana prasarana pemerintah yang kurang memadai menjadi kendalanya. Bahkan dari pemberitaan media masa, Pemkab dalam hal ini DKK Wonogiri tidak memiliki sarpras untuk menguji matrial yang terkandung tempe keripik yang diduga bercampur plastik itu.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge