0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Calhaj Asal Boyolali Dibagi 2 Kloter

dok.timlo.net/nanin
Calon haji asal Kabupaten Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Calon jamaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Boyolali tahun 2015 masuk dalam Kloter buntut dari 74 Kloter yang diberangkatkan dari Embarkasi Donohudan. Mereka tergabung dalam dua Kloter, yakni Kloter 71 dan 72 dengan Calhaj sebanyak 557 orang. Kemenag Boyolali memastikan seluruh Calhaj akan diberangkatkan.

“Masalah visa, Insya Alloh untuk Kloter dari Boyolali tidak ada masalah,” ungkap Kepala Kantor Kemenag Boyolali, Saerozi, Selasa (8/9) disela-sela pelepasan Calhaj di Pendopo Ageng Pemkab Boyolali.

Dari 557 Calhaj Boyolali, terdiri dari 273 pria dan 284 wanita dengan rentang usia 28-89 tahun. Sebanyak 169 Calhaj di antaranya adalah pegawai negeri sipil (PNS) serta 7 anggota TNI/ Polri. Untuk Kloter 1, sebanyak 360 Calhaj utuh dari Boyolali, sedangkan sisanya tergabung dalam Kloter  72 yang bergabung dengan Calhaj asal Klaten dan Wonogiri.

“Mereka nantinya akan diberangkatkan tanggal 15 September,” tambahnya.

Selain itu, Calhaj ini juga akan didampingi TPHI dan empat TPHD, salah satunya adalah Calon Bupati  Seno Samodro. Dijelaskan Saerozi,pemilihan TPHD ini merupakan kewenangan provinsi, pihaknya hanya mengusulkan nama-nama saja. Mereka yang diusulkan harus menjalani sejumlah tes, seperti tes wawasan tentang ibadah haji. Selain itu, TPHD yang terpilih harus menjalani pelatihan selama tiga hari.

“Tim TPHD ini tidak harus dari kalangan pejabat,” tambahnya.

Calhaj Boyolali juga didampingi enam tenaga medis yang terdiri dari dua dokter dan empat paramedis. Untuk kesehatan, pihaknya sudah meminta petugas agar melakukan pemeriksaan kesehatan setiap saat.

“Jamaah juga diminta waspada virus MERS dan Corona,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge