0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mantan Kakanwil Pajak Jadi Tahanan Kota

Kantor Kejaksaan Negeri Solo (dok.timlo.net/red)

Solo — Mantan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (Kakanwil DJP) Jateng II, Bambang Is Sutopo ditetapkan menjalani tahanan kota oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo. Penahanan yang dijatuhkan, mengakibatkan tersangka harus melapor sedikitnya sekali dalam seminggu.

“Pasca pelimpahan tahap dua dari penyidik, kami menetapkan tahanan kota kepada tersangka,” terang Kasipidum Kejari Solo, Nilla Aldriani, Selasa (8/9) siang.

Selama menjalani proses pemeriksaan dari Kejari, kata Nilla, tersangka tidak diperbolehkan keluar dari Kota Solo. Dijatuhkannya tahanan kota oleh pihak Kejari, mengingat tersangka selama ini kooperatif serta dari pihak pengacara tersangka juga telah mengajukan penahanan.

“Dari keluarga maupun penasehat hukum mengajukan penangguhan penahanan kurungan. Jadi, kami menggantinya menjadi tahanan kota dan wajib lapor selama proses penyidikan,” terang Nilla.

Terkait pasal yang dijeratkan, Nilla mengaku pihaknya menjerat tersangka dengan Pasal 294 ayat 1 ke 1 tentang pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya atau dengan orang yang penjagaannya atau diserahkan kepadanya dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Seperti diberitakan, korban WR (38), warga Karangasem, Laweyan, Solo melaporkan Bambang Is Sutopo, mantan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jateng II ke Polresta Solo pada 1 September lalu. Bambang dilaporkan telah melakukan pelecehan terhadap WR yang saat ini bekerja sebagai Account Representatif Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karanganyar dengan memeluk dan menciumnya secara paksa di ruang kerja tersangka. Peristiwa tersebut terjadi sesaat sebelum WR meninggalkan ruang kerja Bambang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge