0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggota TNI Bantah Terlibat Pembongkaran Lapak

dok.timlo.net/nanang rahadian
Lapak buah milik Diah Kusumawati di Ngringo, Jaten, Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Salah seorang anggota TNI yang bertugas di Kodim 0724/ Boyolali membantah terlibat dalam aksi pembongkaran lapak buah di Banaran, Jaten, Karanganyar, Jumat (4/9) lalu. Dia mengaku hanya menemani Wiharjo, purnawirawan TNI yang berselisih dengan pemilik lapak, Diah Kusumawati. Perselisihan itu dipicu masalah sengketa lahan.

”Anggota kami yang baru saja lepas tugas malam dan belum berganti pakaian dinas, Dia tahunya akan diajak jalan-jalan oleh Wiharjo. Namun tidak tahunya diajak menemui ibu Diah,” terang Danunit Intel Kodim 0724/ Boyolali Lettu Dalhar mewakili Dandim 0724/ Boyolali Letkol Kav Topri Daeng, Senin, (7/9).

Dalhar menegaskan, mengetahui Wiharjo melakukan pembongkaran lapak, anggotanya itu langsung menghindar. Bahkan langsung pergi ke warung sebelah saat terjadi pembongkaran lapak tersebut. Anggota tersebut juga tidak mengetahui permasalahan  Wiharjo. Persoalan Wiharjo yang diketahui seorang purnawirawan TNI itu murni masalah internal kedua belah pihak.

”Anggota kami juga kaget pas ada cekcok antara Wiharjo dengan pedagang. Dia kemudian memilih menghindar ke warung samping lapak buah karena tidak mau terlibat,” tegasnya.

Sebelumnya, lapak buah milik Diah Kusumawati dirusak oleh Wiharjo, purnawirawan anggota TNI. Wiharjo mengaku sebagai pemilik tanah yang ditempati Diah berjualan buah. Dia datang bersama seseorang yang berseragam TNI.

Pemilik lapak, Diah Kusumawati mengaku terus didesak Wiharjo untuk segera pindah. Pasalnya, tanah akan segera dibangun. Selepas kejadian itu, Diah juga mengaku trauma seusai kejadian perusakan terhadap lapak buahnya.

”Intinya saya disuruh pindah. Padahal tanah itu belum jelas kepemilikannya,” terang warga Tasikmadu itu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge