0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Perusahaan BUMN Bakal Dilebur

merdeka.com

Menteri BUMN Rini Soemarno

Timlo.net — Era SBY-Boediono, pemerintah mulai melebur perusahaan-perusahaan BUMN yang bergerak di sektor sama atau dikenal istilah holding. Pemerintahan Jokowi-JK juga memiliki keinginan serupa.

Alasannya, dengan penggabungan perusahaan BUMN akan semakin kuat untuk bersaing di kancah global dan regional. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan penggabungan BUMN bakal menjadi program kerjanya tahun depan. Rini masih memetakan perusahaan BUMN yang sekiranya berpotensi dilebur.

“Holding sektoral adalah kita melihat per sektor apakah kemungkinan memang yang dapat dilakukan apakah kita membuat holding-holding per sektoral dulu gitu,” ujar dia di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/9).

Rini meyakini penggabungan BUMN bakal memicu kinerja lebih baik lagi. Selain itu, perusahaan BUMN dapat lebih menguatkan potensi dalam mengembangkan sayap di kancah global.

“Misalnya, di sektor perkebunan ada, di sektor energi, di sektor perhotelan mungkin gitu,” kata dia.

Sekadar mengingatkan, penggabungan BUMN ini pernah dijalankan pemerintahan SBY. Menteri BUMN saat itu, Dahlan Iskan membentuk dua holding BUMN yaitu perkebunan dan kehutanan.

Holding BUMN perkebunan dibentuk dengan cara mengalihkan 90 persen saham kepemilikan negara kepada PT. Perkebunan Nusantara I, II, IV, sampai dengan PT. Perkebunan Nusantara XIV (persero) kepada PT. Perkebunan Nusantara III (persero) sebagai induk holding BUMN Perkebunan.

Sedangkan, holding BUMN Kehutanan dibentuk dengan cara mengalihkan 100 persen kepemilikan saham negara kepada PT Inhutani I-IV sebagai penambahan kepemilikan modal negara kepada Perhutani sebagai induk holding BUMN Kehutanan.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge