0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Isu Tabung Palsu Ditepis Pertamina

timlo.net/setyo pujis

Penjual gas elpiji 3 kilogram

Solo – Menindaklanjuti isu soal beredarnya tabung palsu LPG 3 kilogram, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Soloraya meminta Pertamina untuk memberikan klarifikasi. Hal itu dilakukan lantaran banyak para agen dan SPBE yang menolak pengisian ulang gas dari masyarakat karena dianggap tidak sesuai dengan spek yang diinginkan.

“Adanya penolakan pengisian ulang yang dilakukan oleh pihak agen dan petugas SPBE ini sangat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu kita minta kepada pihak Pertamina untuk memberikan klarifikasi mengenai kasus tersebut biar segera tuntas,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Elpiji 3 kilogram, Hiswana Migas Soloraya, Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (7/9).

Dirinya mengatakan, atas adanya dugaan tabung palsu tersebut sedikitnya ada sekitar 1.000 tabung di wilayah Solo yang mangkrak. Jika dibiarkan ditakutkan akan mengurangi jumlah pasokan kepada masyarakat.

“Banyak pihak agen dan SPBE yang menolak melakukan pengisian ulang karena spek dalam tabung dianggap berbeda. Seperti misalnya tingginya tidak sama, sambunganya tabung tidak rata dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara dari hasil klarifikasi yang dilakukan pihak Pertamina, Budi menyampaikan sebenarnya sampai saat ini belum ada temuan tabung palsu. Perbedaan spek pada tabung tersebut lebih disebabkan karena pabrik yang memproduksi berbeda namun masih bagian dari mitra Pertamina.

“Melalui klarifikasi tersebut setidaknya ada kepastian dari kita untuk bisa melakukan pengawasan dilapangan. Sehingga jika masih terjadi penolakan oleh Agen atau SPBE, masyarakat bisa melaporkan kepada pihak Hiswana Migas,” tandasnya.

Lebih lanjut dia juga menjelaskan, untuk melihat tabung itu palsu atau tidak ada beberapa kriteria baku yang bisa diperhatikan. Diantaranya adalah berat tabung kosong antara 4,8-5,2 kilogram, selisih ketinggian tidak kurang dan tidak lebih dari satu sentimeter.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge