0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PT Pelindo II Dinilai Tak Transparan Mempublikasikan Anggaran

merdeka.com

Uchok Sky Khadafi

Timlo.net — Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengungkapkan telah ditemukan potensi kerugian negara sebesar Rp 80,5 Miliar dalam pengelolaan Pelabuhan Tanjung Priok oleh PT Pelindo II. Hal ini berdasarkan audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tahun 2014.

“Bila membaca audit BPK tahun 2014 ditemukan potensi kerugian negara sebesar Rp 80,5 Miliar dan USD 1.199.690 dengan 102 kasus,” kata Uchok di Jakarta, Minggu (6/9).

Atas temuan itu, Uchok menganggap PT Pelindo II tidak transparan dalam mempublikasi anggaran negara. Bahkan, ia menduga Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino menutupi adanya kebocoran dana tersebut.

“Lino mengatakan bahwa Pelindo sudah diaudit oleh BPK dan hasilnya clear. Tapi berdasarkan data tersebut pengelolaan keuangan Pelindo II ditemukan kebocoran anggaran dan belum clear alias belum bersih atau masih kotor,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Bareskrim Polri bersama dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan penggeledahan terhadap kantor PT Pelindo II.

BUMN pengelola pelabuhan ini dianggap melakukan pencucian uang, melalui pengadaan 10 unit mobil Crane yang dibeli pada 2013 lalu yang memakan biaya Miliaran rupiah.

[ren]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge