0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Komjen Anang Minta Rehabilitasi Narkoba Jangan Dihapus

dok.merdeka.com

Komjen Anang Iskandar

Timlo.net – Kabareskrim yang baru, Komjen Anang Iskandar berpesan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru, Komjen Budi Waseso. Anang minta agar Budi tidak menghapus program rehabilitasi pengguna narkoba. Menurut Anang, rehabilitasi amat dibutuhkan untuk menyelamatkan generasi muda dari jeratan narkoba.

“Betul penegakan hukum itu perlu. Tetapi untuk konteks narkoba saya meyakini bahwa rehabilitasi itu lebih efektif daripada penjara. Ini juga toh amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, bahwa pecandu maupun korban penyalahgunaan narkoba wajib mendapatkan layanan rehabilitasi,” ujar Anang, Sabtu (5/9).

Lanjut dia, rehabilitasi bagi pemakai narkoba jauh lebih efektif daripada menjerat para pemakai tersebut ke dalam sel tahanan.

“Kalau mereka dipenjara bisa saja mulut mereka masih mangap minta narkoba. Kalau direhab, kami berupaya mengembalikan mereka jadi baik kembali sebagai anak baru yang tidak lagi memakai narkoba,” jelasnya.

Keberhasilan rehabilitasi kata Anang, otomatis angka pemakai bisa turun dan dengan sendirinya permintaan terhadap narkoba menurun.

“Kalau tidak ada permintaan lagi ya otomatis pemasoknya bangkrut. Apa lah artinya kami berhasil menangkap gembong narkoba tetapi angka permintaan terus naik?” cetusnya.

Untuk itu, kata Anang, Buwas mendukung penegak hukum menangkap para pengguna dan bandar narkoba tapi rehabilitasi jangan dilupakan.

“Silakan tangkap tapi jangan lupa solusinya dengan cara merehab,” tandasnya.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge