0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dispertan Edarkan Brosur Penanganan Hewan Kurban

dok.merdeka.com

ilustrasi

Solo – Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo akan melakukan sosialisasi tentang penyembelihan hewan kurban sesuai syariat dan sehat untuk di konsumsi. Penyuluhan ini dilakukan kepada para penyembelih hewan kurban dalam bentuk brosur edaran dan buku.

“Kalau tahun lalu kami kumpulkan para penyembelih hewan kurban ini, namun tahun ini kami hanya mengedarkan brosur saja untuk sosialisasinya,” ungkap Kepala Dispertan Solo, Wenny Ekayanti, Sabtu (5/9).

Wenny juga melakukan penyuluhan terhadap penanganan hewan kurban usai disembelih. Menurutnya sebaiknya kotoran dan darah hewan kurban di tampung didalam lobang di tanah untuk kemudian di tutup kembali.

Hal ini selain untuk mencegah penularan penyakit dari kotoran hewan, juga untuk menyuburkan tanah.

“Jangan dibuang di sungai, itu bisa mencemari sungai, sebaiknya dibuatkan lubang untuk membuang darah dan kotoran hewan kurban,” kata Wenny.

Standarnya, kata Wenny, untuk darah dan kotoran satu ekor sapi dibuatkan lubang berdiameter 50 centimeter, dengan kedalaman sekitar 1 meter. Sedangkan untuk kambing, kedalaman lubang hanya sekitar 50 centimeter.

Selain itu, dia juga menyarankan masyarakat untuk tidak mencuci daging di sungai. Lebih baik, kata Wenny dicuci disumur atau halaman masjid saja. Hal ini untuk menghindari daging tercemar bibit penyakit dari air sungai.

“Kan air sungainya belum tentu bersih, jadi lebih baik dicuci di sumur saja,” kata dia.

Lebih lanjut Wenny mengatakan bahwa sosialisasi ini akan terus gencar di lakukan hingga tujuh hari usai perayaan Idul Adha.

“Sosialisasi kita lakukan terus, supaya masyarakat tetap bisa berkurban sesuai dengan syariat agama, dan juga sehat.” Katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge