0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PAN Gabung Pemerintah, KIH akan Kuasai Pimpinan DPR?

dok.merdeka.com
Rapat Paripurna DPR (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Politikus PPP Syaifullah Tamliha menuding gabungnya PAN agar Koalisi Indonesia Hebat (KIH) bisa menguasai pimpinan DPR. Salah satu caranya yakni merevisi UU MPR DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).

“Ini kan seperti menyiapkan revisi UU MD3. Kan KIH belum dapat bagian di pimpinan DPR. Dengan bergabungnya PAN kemungkinan besar pimpinan DPR dikocok ulang,” ujar Syaifullah di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9).

Menurut dia, masuknya PAN ke Pemerintah bisa saja membuat KIH punya peluang untuk merevisi kembali MD3 terkait pimpinan DPR. Sebab suara KIH di parlemen menjadi mayoritas mengalahkan Koalisi Merah Putih (KMP).

“Saya tidak membantah KIH ada revisi UU MD3 menyangkut jumlah pimpinan DPR, termasuk presentasi. Bisa saja nanti UU MD3 itu diganti bahwa yang masuk menjadi pimpinan DPR itu adalah pemenang pemilu. PDIP sebagai pemenang pemilu bisa kan,” papar dia.

Dengan nada guyon, Syaifullah menilai, jika peluang merevisi UU MD3 bisa dilakukan, bukan tak mungkin figur seperti Menko Puan Maharani dan Menkum HAM Yassona Laoly bisa diangkat menjadi pimpinan DPR.

“Katanya Puan dan Yassona kan belum mundur. Ya bisa saja mereka jadi pemimpin. Curiga kan boleh-boleh saja,” tukas dia sambil tertawa.

Diketahui, selama ini kekuatan KIH di DPR hanya 207 kursi dari 560 kursi yang ada. Terdiri dari PDIP (109 kursi), PKB (47 kursi), Partai NasDem (35 kursi) dan Partai Hanura (16 kursi). Dengan masuknya PAN (49 kursi), jumlah kursi KIH menjadi 256 kursi di DPR.

Sementara Koalisi Merah Putih (KMP) kekuatannya tergembosi setelah PAN keluar. Jika dihitung, KMP hanya menyisakan Partai Gerindra (73 kursi), PKS (40 kursi), PPP (39 kursi), dan Partai Golkar (91 kursi). Sehingga total kekuatan KMP hanya 243 kursi. Itupun dengan catatan PPP dan Partai Golkar tidak masuk angin setelah kedua partai itu mengalami dualisme kepemimpinan. Sementara 60 kursi Demokrat memilih untuk menjadi penyeimbang. [rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge