0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok Punya Spirit Membangun Tinggi, Tapi Kadang-Kadang Offside

Ganjar Pranowo (merdeka.com)

Timlo.net — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sampai saat ini sering menuai kontroversi. Ganjar menilai Ahok sosok pemimpin yang berani mengambil keputusan.

“Ahok koncoku (teman saya). Dia di Jakarta jadi potensial. Wilayahnya bisa kita jadikan produk kapal kita. Makanya kemarin Jakarta perolehan dan pendapatan anggaranya paling gede. Hok, gimana? Anggaranmu turah-turah? Serapan anggaran rendah? Iya nih,” ungkap Ganjar Pranowo saat di acara Peresmian Peluncuran Kapal Baru Jenis Hopper Barge (kapal keruk) di Dock Galangan Kapal Barokah Marine Jalan Sekuning Nomor 02, Krapayak Lor, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah Jumat (4/9).

Tak hanya itu, Ganjar memuji sosok Ahok merupakan seorang pemimpin yang punya semangat membangun dan memajukan Kota Jakarta sangat besar.

“Dia (Ahok) punya spirit untuk membangun sangat luar biasa. Walaupun rodo-rodo (kadang-kadang) offside. Biasa anak muda,” ungkapnya.

Selain itu, Ganjar juga menyindir Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli yang sempat heboh terhadap kritikanya Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Ganjar menilai bahwa sosok Rizal Ramli adalah sosok yang sangat kritis hingga akhirnya saat awal menjabat sebagai Menko Kemaritiman posisinya menjadi sorotan karena mengkritisi Presiden Jokowi terkait target pembangunan tenaga listrik 35.000 Mega Watt.

“Saya nanti akan ceritakan (keberhasilan pembuatan kapal keruk) ke Pak Presiden. Saya juga akan sampaikan ke Pak Menko (Rizal Ramli) kita yang kritis. Dan meski akhirnya kemarin jadi kritis tenan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ganjar mengingatkan dengan melantunkan lagu ‘Neneku Moyangku Pelaut’ yang merupakan pencerminan bahwa spirit membangun di wilayah maritim di Indonesia sangat penting.

“Nenek moyangku orang pelaut! Ya cucunya ya pembuat kapal. Legalisasi potensi bisnis inilah yang bisa membikin negara kita maju, transparan, akuntable. Jujur. Sekarang ini kejujuran mahal harganya. Barokah Marine! Punya negeri kita sendiri,” ungkapnya.

Ganjar menilai, keberhasilan pembuatan kapal pesanan dari PT Adhikarya Makmur Sentosa Jakarta berukuran utama 37,50 m3 X 3,50 m3 ini merupakan langkah membangun kepercayaan negara ini.

[did]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge