0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Desa Terancam Tidak Bisa Mencairkan ADD

Ilustrasi Uang (merdeka.com)

Sukoharjo — Dari 176 desa di Sukoharjo, dua desa belum menyelesaikan penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Dua desa ini terancam tidak bisa mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) jika tidak segera menyelesaikan APBDes dalam waktu dua bulan.

“Dua desa yang belum meyelesaikan penyusunan APBDes adalah Desa Kertonatan dan Desa Bulu. Pemerintahan kedua desa ini harus segera menyelesaikannya secepatnya,” kata Kasubbag Kelembagaan dan Pemerintahan Desa (Pemdes) Bagian Pemdes Setda Sukoharjo, Arifin Ibnu, Jumat (4/9).

Tidak diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab keterlambatan penyusunan APBDes di kedua desa ini. Meskipun beberapa desa terjadi kekosongan jabatan Kepala Desa, bukan sebagai alasan tidak bisa menyelesaikan APBDes.

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo sendiri telah membentuk tim khusus Anggaran Dana Desa (ADD) di masing-masing kecamatan. Tim ini bertugas memantau penyalran ADD dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 43 Miliar dan Rp 13 Miliar dari APBD Sukoahrjo.

“Teknis pencairan ada di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, belum tahu kapan akan dicairkan, namun yang jelas saat ini sudah dalam proses pencairan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge