0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Kurban, Dispertan : Waspadai Antraks

Ilustrasi Sapi

Solo – Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo memperketat pengawasan dan distribusi hewan kurban jelang hari raya Idul Adha. Pengawasan ini dilakukan untuk mengawasi hewan yang datang maupun keluar dari Solo. Utamanya adalah pengawasan terhadap hewan yang berasal dari daerah yang ditengarai sebagai endemis penyakit antraks.

“Pengawasan ditingkatkan, karena jelang hari raya Idul Adha banyak hewan ternak yang keluar maupunmasuk ke Solo. Terutama hewan ternak yang berasal dari kawasan yang endemis penyakit Antraks,” ungkap Kepala Dispertan setempat, Wenny Ekayanti, Jumat (4/9).

Dia menuturkan, kewaspadaan ini penting, lantaran virus Antraks meruakan jenis zoonosis atau rentan menular dari hewan kepada manusia. Virus ini biasanya dibawa oleh hewan seperti domba, sapi dan kambing. Virus ini bisa menular melalui kontak langsung dengan hewan yang sakit.

Mengantisipasi hal itu, Wenny menyatakan setiap pedagang hewan kurban harus mengantongi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari dinas asal hewan kurban. Hal ini berlaku bagi hewan kurban yang masuk ke kota Bengawan. Aturan ini juga diberlakukan bagi pedagang asal Solo yang hendak menjual hewan kurban ke luar daerah.

“Semuanya kami antisipasi, termasuk kami telah menyebar brosur di masjid-masjid mengenai ciri-ciri hewan dengan kondisi sehat. Kami harap brosur ini bisa membantu masyarakat dalam memilih hewan kurban mereka,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge