0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diserang Hama, Petani Bawang Tawangmangu Terancam Merugi

timlo.net/nanang rahadian

Petani bawang di Tawangmangu

Karanganyar — Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini merusak sebagian besar tanaman bawang di Tawangmangu. Petani bawang terancam rugi karena tanaman mereka terserang jamur yang tumbuh subur dalam cuaca yang ekstrem.

“Hama trotol adalah sejenis jamur pada tanaman umbi-umbian yang menyerang di batang bagian bawah,” kata petani asal Desa Gondosuli Tawangmangu, Suradi, Kamis (3/9).

Suradi menambahkan, saat tanaman sudah terserang jamur tersebut, maka bisa dipastikan tanaman akan rusak dan ujungnya bakal membusuk dan kering. Hampir di setiap lahan sayuran di Tawangmangu saat ini terserang jamur seperti itu. Padahal hama seperti itu sudah lama tidak menyerang lahan sayur di Tawangmangu.

Akibat terserang jamur, harga jual daung bawang juga merosot drastis jika dibandingkan musim-musim sebelumnya. Bahkan harga jual sayuran yang telah terkena jamur, tidak mampu lagi untuk menutup biaya modal yang telah dikeluarkan sebelumnya.

“Satu kilogram daun bawang hanya dihargai Rp 5.000 padahal sebelumnya harga daun bawang bisa mencapai Rp 7.500-Rp 10.000,” kata Suradi.

Petani lain Suyatmi, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi pembusukan. Namun serangan jamur itu tetap saja tidak bisa dikendalikan oleh petani. Sehingga petani tinggal menuai kerugian saja.

“Sebenarnya rugi mas, namun kalau tidak dijual seadanya, maka kerugian justru akan lebih besar lagi dibandingkan saat ini,” ucapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge