0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Temuan Tempe Kripik Plastik, DKK Minim Sarpras

Tempe keripik yang diduga mengandung plastik dibakar (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Terkait dengan adanya temuan dugaan tempe kripik yang digoreng dengan minyak di campur plastik atau lilin, membuat sejumlah awak media penasaran. Tempe itu dibawa awak media ke Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri. Namun, ternyata DKK tidak memiliki sarana dan prasarana untuk menguji kandungan material yang ada pada keripik tempe itu.

“Untuk ngecek kandungan tempe kripik itu, SDM kita tidak mampu,” ungkap salah satu pegawai yang ada di laboratorium DKK, Jumat (4/9).

Bahkan, katanya, laboratorium DKK Wonogiri tidak memiliki alatnya. Sehingga harus di bawa ke DKK Propinsi.

“Harus ke laboratorium forensik di propinsi untuk mengetes itu, kita tidak punya alatnya dan tidak ada yang bisa,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Guruh Santosa, melalui Kabid Perdagangan, Wahyu Widayati saat dikonfirmasi mengatakan, akan berkoordinasi dengan DKK tentang uji laboratorium terkait kadungan material pada keripik tempe itu.

“Kita kan awam, dan karena ini baru indikasi dan belum tau mana yang bercampur plastik atau bukan kita akan koordinasi dulu dengan DKK,” jelasnya.

Ditambahkan, produsen keripik tempe hampir merata berada di wilyah kabupaten Wonogiri. Sehingga, apabila indikasi itu benar maka akan sulit juga untuk melakukan tindakan. Dalam waktu dekat, pihaknya bakal melakukan sejumlah kajian di lapangan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge