0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wakasat Lantas Polresta Solo

AKP Nur Cahyo Kedepankan Aspek Sosial

dok.timlo.net/achmad khalik
AKP Nur Cahyo Ari Prasetyo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Bukan perkara mudah menjabat sebagai perwira di jajaran Satlantas Polresta Solo. Terlebih, mendapat amanah untuk menduduki suatu jabatan strategis. Ya, dialah AKP Nur Cahyo Ari Prasetyo.

Sejak bertugas di Satlantas Polresta Solo pertengahan 2015 lalu, mantan Kanit Laka Pati ini harus menyesuaikan dengan tugas dan tanggung jawabnya di Kota Bengawan.

“Sudah berbeda jauh dengan waktu dulu saat saya bertugas di sini (Solo —Red). Sekarang anggota Satlantas sudah pandai dalam mengoperasikan teknologi berbasis IT. Sehingga, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dapat dengan cepat, praktis dan efisien. Saya, sebagai perwira juga harus menyesuaikan,” terang pria yang pernah bertugas di Polresta Solo antara tahun 2006-2009 tersebut.

Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya saat ini, mantan Kepala Satuan Taruna AKPOL Semarang tersebut mengaku mengedepankan aspek sosial. Aspek tersebut, juga dia tanamkan saat mendidik taruna perwira dulu. Selain itu, pelayanan serta pemeliharaan keamanan, ketertiban juga tak boleh ditinggalkan. Sehingga, langkah represif tidak perlu dilakukan ketika terjadi hal yang tak diinginkan.

“Wawasan yang luas mendukung dalam menjalankan tugas serta mengurai permasalahan. Selama ini, pengalaman saya menduduki berbagai jabatan akan diaplikasikan dalam jabatan baru yang diamanahkan kepada saya,” terang AKP Nur Cahyo Ari Prasetyo.

Langkah pertama yang ia lakukan saat menduduki jabatan baru sebagai Wakasat Lantas Polresta Solo, adalah dengan menginventaris permasalahan internal tugas anggota di bawahnya. Ia melihat kekuatan personel di Satlantas dengan jumlah penduduk di Kota Solo dinilai kurang sehingga membutuhkan pola menagamen tugas yang jeli.

Ditambah pengawalan Presiden Jokowi dan tamu VVI-P yang selalu berkunjung ke Solo sehingga harus disiapkan pengamanan jalur sejak jauh-jauh hari. Upaya ini dimaksudkan, supaya pengamanan maksimal dan masyarakat tidak merasa terganggu.

“Agenda para tamu harus tahu jauh hari dengan berkoordinasi segala instansi sehingga anggota bertugas bisa menata dan tidak membuat aktifitas masyarakat terganggu,” jelas AKP Nur Cahyo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge