0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Branding Mobil, Panwas Surati Polres dan Dishubkominfo

timlo.net/agung widodo

Salah satu branding milik paslon Bupati dan Wakil Bupati Sragen.

Sragen – Panwaslu Kabupaten Sragen menyoroti maraknya branding bergambar pasangan calon (paslon) Bupati dan wakil Bupati Sragen. Panwaslu mencatat ada sekitar 72 branding kendaraan, baik angkutan umum atau mobil pribadi dari empat paslon. Branding tersebut harus dicopot karena bertentangan dengan PKPU Nomor 7 tahun 2015.

“Branding mobil tidak diperbolehkan. Ini bukan tafsir Panwaslu tapi PKPU memang mengatur seperti itu,” kata Anggota Panwaslu Sragen, Heru Cahyono.

Heru menjelaskan, mengacu pada pasal 26 PKPU, paslon dan tim kampanye hanya diperbolehkan mencetak bahan kampanye yang difasilitasi KPU. Yaitu yang meliputi; kaos, topi, mug, kalender, kartu nama, pin bolpoin, payung dan atau stiker paling besar ukuran 10 cm x 5 cm. Selain itu, apabila dikonversikan Rp 25 ribu.

“Selain itu tidak boleh, termasuk branding mobil. Lebih dari Rp 25 ribu juga tidak boleh,” kata Heru.

Untuk itu pihaknya bakal menyurati Polres dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Sragen terkait pencopotan branding empat paslon di 72 mobil baik mobil pribadi maupun pelat kuning atau angkutan umum yang terdata oleh Panwas.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge