0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tahun Ini, Kasus Bunuh Diri di Solo Meningkat

(Ilustrasi) Mayat korban gantung diri diturunkan dari tali gantungan (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Solo — Kasus bunuh diri ditahun 2015 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang dimiliki Satreskrim Polresta Solo tercatat hingga bulan Agustus terdapat 56 kasus bunuh diri.

“Tahun 2014 kemarin terdapat 44 kasus bunuh diri. Untuk tahun ini, sampai Bulan Agustus sudah terdapat 56 kasus. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan meningkat lagi,” terang Wakasat Reskrim Polresta Solo AKP Suparmin mewakili Kasat Reskrim Kompol Danu Pamungkas, Kamis (3/9) siang.

Terkait motif bunuh diri yang dilakukan para korban, Wakasat mengaku diwarnai berbagai macam permasalahan. Mulai penyakt tak kunjung sembuh, cek-cok rumah tangga, himpitan ekonomi dan masih banyak yang lain.

Seperti yang terjadi, di kawasan Jl Yos Sudarso RT 03/ RW 04 Gajahan, Pasar Kliwon, Solo pada Minggu (9/8). Korban, Agus Wibowo (68) ditemukan tewas gantung diri dan ditemukan oleh anggota keluarganya. Dari hasil keterangan yang dihimpun, korban telah lama menderita sakit THT.

Sementara, di kawasan Pringgolayan RT 03/ RW 09 Tipes, Serengan juga terjadi kasus bunuh diri pada Minggu (16/8). Korban yang diketahui bernama Saroh (55) diduga kuat melakukan bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke dalam sumur.

Dan kasus bunuh diri yang terakhir, terjadi di kawasan Sawahan RT 03/ RW 11 Sangkrah, Pasar Kliwon pada Jumat (28/8) lalu. Korban bernama Darsi (53) tewas dengan cara gantung diri dengan seutas tali dengan dililitkan diatas pintu kamarnya. Terkait motif korban mengakhiri hidupnya, keluarga juga belum mengetahui. Pasalnya, korban selama ini dikenal ramah dan tidak memiliki masalah apapun.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge