0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Pelanggaran Kampanye

Panwaslu Solo Panggil Lurah dan Pengelola Panti

dok.timlo.net/daryono
Ketua Panwaslu Solo, Sri Sumanta (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Pantia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Solo bakal memanggil Lurah Pucangsawit dan pengelola Panti Wredha Dharma Bhakti, Laweyan, untuk dimintai keterangan. Pemanggilan itu terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan dua pasangan calon walikota dan wakil walikota Solo.

“Besok (Jumat, 4/9), kami agendakan mengundang untuk klarifikasi Lurah Pucangsawit, Ketua Paguyuban Warga Pucangsawit. Jam 14.00 WIB,” kata Ketua Panwaslu Solo, Sri Sumanta kepada wartawan, Kamis (3/9).

Kemudian, lanjut Sumanta, Sabtu (5/9) mendatang, Panwaslu juga akan mengundang kepala Panti Wredha Dharma Bhakti, salah seorang penghuni panti dan calon walikota Anung Indro Susanto.

Sumanta menerangkan, pemanggilan Lurah Pucangsawit berkaitan dugaan keterlibatannya dalam menyosialisasikan calon walikota nomor urut 2, FX Hadi Rudyatmo. Dari klarifikasi nanti, Panwaslu akan mendalami apakah lurah berlaku netral atau memihak.

“Kalau diketahui memfasilitasi sosialisasi, Panwaslu akan memberikan rekomendasi ke instansi berwenang, misalnya ke Penjabat Walikota,” ujarnya.

Adapun pemanggilan pengelola Panti Wredha Dharma Bhakti dilakukan Panwaslu untuk menelusuri dugaan money politics yang diduga dilakukan calon walikota nomor urut 1, Anung.

“Apakah kegiatan Anung itu kampanye atau hanya kunjungan. Dia ngomong apa di situ. Selain amplop dia membagi apa,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge