0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPS Pilkada Boyolali Menyusut

dok.timlo.net/nanin
Jumlah pemilih di Boyolali menurun (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Boyolali mengalami penyusutan setelah dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit). Tercatat, dari jumlah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sebanyak 764.800 menyusut menjadi 760.703 pemilih.

“Berkurang sekitar 4.097 pemilih,” ungkap Anggota KPUD Boyolali, Pardiman, Kamis (3/9).

Penetapan DPS tersebut sesuai dengan rapat pleno yang dilakukan Rabu (2/9) malam. DPS yang sudah ditetapkan ini masih akan dilakukan perbaikan untuk ditetapkan sebagai DPS hasil perbaikan (DPSHP). Diakui, antara angka DPS dengan DP4 terdapat selisih angka cukup signifikan. Angka DP4 yang diunduh KPUD merupakan data dari pemerintah. Dari data tersebut kemudian dilakukan Coklit dan hasilnya banyak ditemukan nama ganda, penduduk yang administrasi kependudukannya tidak diurus dengan benar seperti domisili yang berbeda dengan alamat dan sebagainya.

“Mayoritas karena nama ganda,” tambahnya.

Pihaknya akan melakukan penelitian hingga 10 September. Angka DPS tersebut, juga menjadi salah satu pertimbangan penetapan jumlah tempat pemungutan suara (TPS), yang hingga saat ini disepakati sejumlah 1.295 TPS di 267 desa/kelurahan yang ada di Boyolali.

“Tapi kemungkinan jumlah TPS akan bertambah,” lanjutnya.

Penambahan jumlah TPS bakal dilakukan bila nanti ada temuan TPS yang melebihi batas jumlah maksimal. Dimana untuk satu TPS maksimal 800 pemilih. Namun jika melebihi batas maksimal TPS maka bisa digeser ke TPS lain yang lebih dekat.

“Nanti tidak ada TPS Khusus, hanya untuk TPS di Rutan tetap kita adakan,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge