0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tim Transisi Bantah Bikin Kompetisi Tandingan

dok.timlo.net/achmad khalik
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Tim Transisi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membantah kabar bahwa akan menggelar sebuah kompetisi lanjutan setelah bergulirnya Piala Kemerdekaan. Anggota Tim Transisi, Zuhairi Misrawi sempat berujar kepada media bahwa lembaga bentukan Menpora tersebut akan menggelar sebuah kompetisi.

Bahkan pihaknya menyebut tim peserta kompetisi nanti adalah tim-tim peserta di Piala Kemerdekaan. Namun, ternyata yang disampaikan Misrawi dibantah oleh anggota Tim Transisi lainnya, yakni Cheppy Wartono. Menurut Cheppy, Tim Transisi sama sekali tidak memiliki niatan menggulirkan sebuah kompetisi.

Kompetisi adalah wewenang dari PSSI sehingga Tim Transisi tidak berhak menggelar sebuah kompetisi. Kendati demikian, dikatakannya bahwa gelaran Liga Super Indonesia (ISL) maupun Divisi Utama bukan dijalankan timnya, melainkan kepengurusan PSSI yang baru.

“Terjadi salah pemahaman. Kami tidak menggelar kompetisi, karena memang bukan tugasnya. Tetapi nanti, PSSI baru hasil KLB yang menjalankannya,” kata Cheppy dihubungi via telepon, Rabu (2/9).

Sebelumnya, rencana dari Tim Transisi terkait menggelar kompetisi langsung mendapat tentangan dari salah satu anggotanya, yakni FX Hadi Rudyatmo. Pria yang masih menjabat sebagai Tim Transisi Kemenpora ini menentang lembaga yang dibentuk Menpora Imam Nahrawi tersebut tidak bisa menggelar sebuah kompetisi.

“Tim Transisi tidak boleh menggelar kompetisi, kecuali yang menggelar itu pemerintah. Saat ini Tim Transisi itu sudah salah kaprah, karena sejatinya adalah sebagai jembatan kemelut antara PSSI dan Menpora. Lha kok sekarang malah wewenangnya sebagai pengganti PSSI,” ujar mantan Walikota Solo itu, Selasa (1/9) kemarin.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge