0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Program KB, Karanganyar Berhasil Optimalkan Peran Desa

dok.timlo.net/red
Logo KB (dok.timlo.net/red)

Karanganyar — Pemkab Karanganyar dinilai berhasil dalam mengoptimalkan peran desa dalam memajukan dan mengembangkan program Keluarga Berencana (KB). Segitiga emas dalam optimalisasi program KB, dinilai berjalan optimal di wilayah Bumi Intanpari. Segitiga emas tersebut adalah pembentukan tim KB di tingkat desa, optimalisasi bidan desa, serta pengalokasian dana desa untuk mendukung program KB.

“Di Karanganyar, tiga poin itu bergerak semua. Pelaksanaan program KB berjalan dari gerakan di bawah. Jadi bottom up,” kata Senior Program Officer Yayasan Cipta Cara Padu (YCCP) Sri Supiyati, selaku pelaksana program Advanced Family Planning (AFP), baru-baru ini.

Untuk diketahui, program AFP yang dilakukan YCCP merupakan bagian dari kegiatan yang digelar di sembilan negara. Di Indonesia, Karanganyar adalah salah satu wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan program. Program AFP merupakan kegiatan advokasi program KB di era desentralisasi.

Sri mengatakan, selain elemen di tingkat desa berjalan, komitmen Pemkab Karanganyar untuk keberhasilan program KB juga kuat. Ada produk hukum yang dikeluarkan Pemkab, mulai dari peraturan bupati hingga surat edaran, untuk mendukung program KB di wilayahnya.

“Juga ada komitmen lintas sektoral, di mana KB tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkab melalui instansi terkaitnya, tapi juga ada unsur lain yang terlibat,” jelasnya.

Karanganyar, lanjutnya, memenuhi tiga indikator keberhasilan program AFP. Yakni peningkatan komitmen pemerintah terhadap program KB, unsur pendanaan serta hasil operasional.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Any Indrihastuti menambahkan, program AFP, salah satu tujuannya mengevaluasi capaian program KB di Karanganyar.

“Kami selama ini bekerjasama dengan mereka, untuk mengadvokasi pelaksanaan program KB di daerah. Untuk Karanganyar, ada empat wilayah yang dipantau intensif, yakni Desa Buran dan Karangmojo di Kecamatan Tasikmadu, serta Desa Alastuwo dan Kaliwuluh di Kecamatan Kebakkramat,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge