0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo

Tim Kampanye Rudy-Purnomo Anggap Panwaslu Tak Tegas

IMG07444-20150901-1322
()

Solo —  Tim Kampanye Pasangan FX Hadi Rudyatmo (Rudy) – Achmad Purnomo menilai Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Solo kurang bisa bersikap tegas. Pasalnya, sejumlah indikasi pelanggaran oleh pasangan Anung Indro Susanto – M Fajri belum ditindaklanjuti.

“Saya ingin Panwaslu secara proaktif melakukan analisis indikasi pelanggaran dan tindaklanjuti tanpa harus ada pelaporan,” kata Wakil Ketua Tim Kampanye Bidang Advokasi dan Hukum, Suharsono, saat jumpa pers, Selasa (1/9).

Indikasi pelanggaran yang dilakukan AFi, terang Suharsono, diantaranya pengadaan dan penyebaran alat peraga kampanye (APK) di luar APK resmi dari KPU, kampanye diluar jadwal dan dugaan money politic.

Tim Kampanye Rudy-Purnomo mengaku telah mendokumentasikan berbagai indikasi pelanggaran AFi. Namun, meski mengaku memilki dokumentasi indikasi pelanggaran AFi, Tim Rudy-Purnomo tidak berencana membuat laporan ke Panwaslu.

“Kalau Panwaslu belum menindaklanjuti karena alasan belum menerima adanya laporan ya percuma mereka dapat honor. Harusnya Panwaslu mencari dan menelisik pelanggaran. Tanpa menunggu laporan ya harus dilakukan proses. Apalagi yang sifatnya money politik. Itu jelas sanksinya bisa ke pembatalan pasangan calon,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, anggota Panwaslu Solo, Asmuni mengemukakan pihaknya kesulitan melakukan temuan pelanggaran lantaran tim kampanye calon tidak memberitahukan kegiatan kampanye ke kepolisian dengan tembusan KPU dan Panwaslu.

Adapun soal dugaan money politics, jika tidak ada laporan hingga sore ini, Panwaslu berencana melakukan klarifikasi ke Panti Wredha Dharma Bakti, lokasi kampanye AFi, Senin (31/8) kemarin.

“Kalau sampai sore ini tidak ada laporan, besok akan kami klarifikasi,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge