0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Ayam Melambung Sumbang Kenaikan Inflasi

foto: Setyo

ilustrasi

Timlo.net – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut besaran inflasi pada Agustus ini merupakan sumbangan dari kenaikan beberapa barang dan kebutuhan. Penyumbang inflasi paling besar adalah harga ayam ras dengan sumbangan inflasi sebesar 0,08 persen.

“Ini karena kurang pasokan. Terjadi kenaikan di 61 kota IHK,” kata Kepala BPS, Suryamin, Selasa (1/9).

Hal lain penyumbang inflasi adalah beras sebesar 0,06 persen dikarenakan pasokan berkurang karena sudah musim panas, walau masih ada panen di beberapa daerah tapi bukan panen raya. Kenaikan harga beras terjadi di 64 kota IHK.

Cabai rawit menyumbang inflasi 0,05 karena pasokan berkurang dan gagal panen di beberapa kota. Kenaikan harga cabai rawit terjadi di 75 kota IHK.

Telur ayam ras menyumbang inflasi 0,03 persen karena pasokan berkurang. Kenaikan harga terjadi di 55 kota IHK.

“Mi karena gandumnya impor, dolarnya naik bahan baku naik, ini terjadi di 23 kota IHK. Kemudian nasi dengan lauk karena bahan makanan ada yang naik dari beras juga dan lainnya. Ini terjadi di 22 kota IHK. Daging sapi karena berkurangnya pasokan, terjadi di 44 kota IHK . Tarif listrik juga karena peraturan pemerintah, peraturan menteri. Ini terjadi di 80 kota IHK. Dan tarif jalan tol,” papar Suryamin.

Namun, ada juga beberapa barang dan kebutuhan yang menyumbang deflasi. Antara lain bawang merah sebesar -0,08 karena pasokan yang cukup. Penurunan harga bawang merah terjadi di 77 kota IHK.

“Tarif angkutan udara karena sudah selesai arus mudik terjadi di 37 kota IHK. Tarif angkutan antar kota terjadi di 40 kota IHK. Tomat sayur pasokan banyak, penurunan di 52 kota IHK. Emas perhiasan turun karena mengikuti harga emas dunia terjadi di 61 kota IHK. Tarif kereta api terjadi di 19 kota IHK,” tutup Suryamin.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge