0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dana Parkir Wonogiri Diduga Lebih Banyak Menguap

Seorang juru parkir menata kendaraan pengunjung toko di Wonogiri Kota (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Dana perolehan parkir di Wonogiri diduga lebih banyak menguap alias muspro daripada dialokasikan untuk pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu disampaikan Fraksi Persatuan Kebangkitan Nasional (FPKN) DPRD Wonogiri saat penyampaian hasil reses. Bahkan, FPKN  juga menyebut pendapatan lelang harus dirombak.

“Kami sangat prihatin dengan minimnya pendapatan jasa parkir. Berdasarkan target pendapat asli daerah (PAD) dari pajak parkir tahun 2015 ini ditetapkan sebesar Rp 250 juta. Jika dikaji secara mendalam target tersebut sangatlah kecil dan tidak masuk logika secara umum,” ungkap juru bicara FPKN, Haryoto, Selasa (1/9).

Dengan hal itu, FPKN mengasumsikan pendapatan Rp 250 juta jika dibagi dalam setahun maka setiap harinya dana masuk dari parkir sebesar Rp 600 ribu,

“Sementara jika dibagi untuk setiap kecamatan pemasukan hanya sekitar Rp 34 ribu itu saja dihitung dari tarif parkir Rp 2000 untuk setiap satu kendaraan roda empat. Praktis dalam setiap hari parkir di setiap kecamatan diasumsikan hanya berjumlah 17 kendaraan roda empat,” terangnya.

Padahal, menurutnya, parkir motor dan mobil dimana-mana. “Untuk setiap titik lokasi parkir ataupun pasar setiap harinya bisa mendatangkan ratusan hingga ribuan penarikan parkir,” katanya.

Ditambahkan, dengan hasil kajian ini dalam Rapat Paripurna DPRD Wonogiri, pihaknya  menyebut, Pemkab tidak becus dan terkesan lalai, jika sebenarnya banyak terjadi parkir liar di lapangan. Pungutan liar tersebut merugikan warga masyarakat umum.

“Kami meminta pemerintah tegas memberi teguran kepada para pemenang lelang parkir agar menaati peraturan dan tidak berbuat seenaknya sendiri. Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir bisa dimaksimalkan. Bahkan saya yakin hasilnya bisa mencapai miliaran rupiah tanpa harus merubah kebijakan tarif parkir di lapangan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge