0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perda Pertanggungjawaban APBD 2014 Terancam Batal

dok.timlo.net/agung widodo
Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sragen terlihat sepi Karen banyak anggota yang tidak hadir, Senin (31/8) (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Sragen tahun anggaran (TA) 2014 terancam batal disahkan menjadi Perda. Pasalnya rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sragen gagal untuk melakukan rapat yang membahas hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terkait Raperda tersebut.

“Apabila hasil evaluasi tidak dibahas oleh DPRD dan bupati, maka gubernur bisa membatalkan Perda. Kalau ini terjadi siapa yang akan bertanggung jawab?” kata Anggota Banggar DPRD Sragen, Faturohman, Selasa (1/9).

Fatur menjelaskan, dalam Permendagri No 13 tahun 2006 pasal 306 telah dijelaskan apbila dalam waktu tujuh hari setelah diterimanya evaluasi dari Gubernur terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, tidak ditindaklanjuti oleh bupati dan DPRD, gubernur membatalkan Perda dan peraturan bupati sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sementara Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sragen, Tatag Prabawanto menyatakan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak lantaran jadual untuk pembahasan hasil evaluasi telah ditentukan sebelumnya. Dari segi materi sendiri dia mengaku telah menjalankan tahapan penganggaran sesuai aturan. Terkait ketidakhadiran sebagian besar anggota Banggar DPRD, Tatag menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada pimpinan dewan.

“Itu di luar kewenangan kami. Selama ini antara Pemkab dan DPRD juga baik saja, tidak terjadi mis komunikasi. Jangan tanya saya soal itu,” kata Tatag.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge