0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terganggu Limbah, Warga Ngadu ke Dewan

dok.timlo.net/nanang rahadian
(dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar —  Belasan warga Dusun Ngegot, Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo mengadu ke DPRD Karanganyar, Senin (31/8). Mereka meminta Dewan segera turun tangan mengatasi masalah limbah yang sangat mengganggu di lingkungan mereka.

“Warga kami resah karena adanya gangguan pencemaran dari limbah 2 pabrik di lingkungan kami,” kata perwakilan warga Dusun Ngegot, Seno Atmojo.

Seno mengatakan, warga sudah sangat sabar karena sejak berdirinya pabrik sekitar tahun 2011 lalu sudah terdampak limbahnya. Bahkan sosialisasi berdirinya pabrik pun warga Ngegot tidak ada yang diundang ataupun diajak bicara.

“Memang letak pabrik di Desa Wonorejo, tapi dampak limbahnya juga mengenai desa kami,” tandasnya.

Seno mencontohkan, dari PT Hilon yang memproduksi daur ulang plastik menghasilkan pencemaran udara seperti bau menyengat yang sangat menganggu. Paling terasa menyengat sekitar pukul 05.00 – 07.00 WIB. Bahkan bisa membuat sesak napas

“Saya bisa berkata seperti itu karena sawah saya berdekatan dengan perusahaan itu,” katanya.

Sementara PT Hasil Albizia Nusantara (HAN) yang memproduksi triplek, lanjut Seno, membuat pencemaran berupa debu kayu yang sangat tebal. Debu ini sangat menganggu pernapasan jika menghirupnya.

“Sudah banyak warga yang sesak napas karena tiap hari harus terkena polusi debu dari PT HAN,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu warga Ngegot juga menanyakan legalitas dari kedua perusahaan tersebut. Pasalnya warga yang berdekatan tidak merasa menandatangani ijin lingkungan sebagai syarat berdirinya sebuah pabrik.

“Kami belum pernah menyetujui apalagi memberikan tanda tangan untuk ijin lingkungan tapi pabrik tetap bisa berdiri,” kata Seno.

Warga, tambah Seno, tidak ingin pabrik ditutup dan tetap ingin hidup berdampingan yang saling menguntungkan. Warga juga berharap pabrik segera memperbaiki pengolahan limbahnya agar warga sekitar tidak terganggu.

“Sebenarnya kita bisa saling menguntungkan, misalnya warga bisa jadi karyawannya atau pabrik membantu pembangunan desa,” terangnya.Foto:Audiensi warga Dusun Ngegot, Selokaton, Gondangrejo dengan DPRD Karanganyar

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge